oleh

‎KPK Ingatkan Kepala Daerah, Khususnya Aceh

PENANEGERI, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan kepada seluruh kepala daerah, agar kembali pada sumpah jabatan dan amanah dalam mengemban tugas sebagai aparatur pelayan masyarakat.

“Untuk memakmurkan masyarakatnya dengan memanfaatkan sumber daya dan anggaran yang diamanahkan kepada pemerintahannya dengan sebaik-baiknya,” sebut Wakil Ketua KPK, Basaria Pandjaitan, Rabu (4/7) di kantornya, Jakarta Selatan.

Disisi lain, KPK sangat prihatin atas tertangkap tangannya kepala daerah. Khususnya dilingkungan Provinsi Aceh. Karena, Aceh merupakan salah satu daerah yang memiliki dana otsus yang dikelola sendiri, sehingga menjadi salah satu prioritas pendampingan KPK dalam upaya pencegahan korupsi melalui perbaikan tata kelola pemerintahan.

Dana Otonomi Khusus Aceh (DOKA) Tahun 2018 yang dikelola untuk kabupaten/kota di Provinsi Aceh sebesar Rp 8 triliun yang seharusnya menjadi hak masyarakat Aceh, justru KPK menemukan indikasi bagaimana DOKA menjadi bancakan dan dinikmati oleh sebagian oknum.

Padahal, seharusnya manfaat dana tersebut dirasakan oleh masyarakat Aceh dalam bentuk bangunan infrastruktur seperti jalan, pemberdayaan ekonomi rakyat, pengentasan kemiskinan, pendanaan pendidikan, sosial dan kesehatan.

Baca Juga  Selain Aliran Dana, Stefy juga Jelaskan Hubungannya dengan Irwandi

“Hal ini tentu saja sangat merugikan masyarakat Aceh,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru