oleh

18 Calon Anggota KIP Aceh Timur tak Lulus Seleksi

-Aceh-56 views

PENANEGERI, Aceh Timur – Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kabupaten Aceh Timur menyatakan 18 dari total 87 pendaftar tidak lulus seleksi administrasi, Senin (15/10).

Sekretaris Tim Penjaringan dan Penyaringan Calon KIP Aceh Timur, M Jamil, M.Si mengatakan, 18 pendaftar calon anggota KIP periode 2018-2023 itu tidak lulus karena tersandung beberapa faktor.

“Dari total pendaftar 87 orang, 18 diantaranya tidak memenuhi syarat untuk diloloskan seleksi administrasi karena berbagai faktor. Sebagian belum berusia 30 tahun, sebagian tidak mengembalikan berkas dan sebagian lagi berkasnya tidak lengkap,” kata M Jamil.

M Jamil menambahkan, 69 pendaftar yang telah dinyatakan lulus seleksi administrasi akan segera mengikuti tahapan seleksi selanjutnya. Mereka akan mengikuti tes tulis yang rencananya digelar di Ruang Sidang B dan Ruang Sidang Utama Gedung DPRK Aceh Timur, di Komplek Pusat Perkantoran Idi pada Senin (22/10) mendatang.

“Peserta itu nantinya kita pisahkan dalam dua ruang berbeda supaya lebih nyaman dan lebih konsentrasi dalam mengikuti ujian. Jadi, nanti 34 orang akan mengikuti tes di Ruang Sidang B dan sisanya 35 orang lagi di Ruang Sidang utama,” jelas M Jamil.

Baca Juga  Kodim 0104/Atim Pasang Imbauan Larangan Pengeboran Minyak

Dijelaskannya, untuk meminimalisir terjadinya pembocoran soal tes tulis dan demi hasil seleksi terbaik, pihaknya memanfaatkan tim ahli dari pihak ketiga untuk membuat materi soal tes tulis itu. Kebijakan itu diambil Tim Independen sebagai upaya menjamin profesionalitas tim.

“Kami berlima sudah komit melakukan semua tahapan seleksi dengan kualitas terbaik. Di sini juga melibatkan partisipasi masyarakat. Nanti, setelah tahap uji tulis selesai, kita juga memberi kesempatan kepada masyarakat  untuk menanggapi, menyanggah atau memberi masukan terhadap 30 nama-nama calon KIP yang dinyatakan lulus seleksi tulis,” terang M Jamil.

Sanggahan dan masukan itu, sambungnya, nantinya bisa disampaikan melalui media informasi, lewat surat resmi, ataupun secara lisan. Demi kenyamanan, tim penjaringan tersebut akan merahasiakan identitas pelapor.

Komentar

Berita Terbaru