oleh

213 PPK se-Aceh Tamiang Jalani Tes Urine

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Seluruh Panitia Pengawas Kampung (PPK) se-Kabupaten Aceh Tamiang menjalani pemeriksaan urine. Hal ini merupakan kerjasama antara Panwaslu Kabupaten Aceh Tamiang bersama BNNK setempat.

“Hari ini, seluruh anggota PPK sebanyak 213 orang di tes urine-nya di Kantor Badan Narkotika Nasional Kabupaten Aceh Tamiang, setelah mereka dinyatakan lulus beberapa waktu lalu,” ujar Ketua Panwaslu Kabupaten Aceh Tamiang, Fery Irawan, SH kepada Penanegeri.com, Minggu (10/6) saat menghadiri proses pemeriksaan urine di Kantor BNNK Aceh Tamiang.

Ia menjelaskan, setelah calon PPK dinyatakan lulus oleh Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam), dalam persyaratannya, mereka wajib melengkapi dan mendapatkan surat bersih dari penyalahgunaan narkotika dari BNNK setempat sebagai lembaga negara yang berhak melakukan tes tersebut.

Fery Irawan menambahkan, tes urine bebas narkoba merupakan tindak lanjut dari intruksi Bawaslu Provinsi Aceh yang harus di laksanakan Panwaslu seluruh kabupaten/kota dalam perekrutan anggota PPK. Selain persyaratan umum, juga harus dilengkapi dengan surat keterangan bebas dari narkoba yang dibuktikan dengan tes urine.

Menurutnya, tes urine bisa dilakukan di BNN yang ada di daerah maupun rumah sakit pemerintah, namun karena RSUD Aceh Tamiang pada hari Minggu tutup, sehingga tidak mungkin dilakukan di rumah sakit. Dalam hal ini BNNK Aceh Tamiang bersedia bekerjasama, maka pihaknya langsung menginstruksikan ke Panwas Kecamatan, bahwa seluruh calon tenaga Panwas Kampung yang dinyatakan lulus wajib memeriksakan dirinya ke BNNK Aceh Tamiang.

“Sifatnya mendadak karena hari ini akan dilakukan pelantikan PPK. Karena sebelum pelantikan harus kelar semua persyaratan,” terangnya.

Hingga menjelang sore, sambung Fery, proses pemeriksaan urine hampir tuntas dilakukan oleh petugas BNNK, tinggal tersisa satu kecamatan saja yaitu PPK Kecamatan Sekrak. Hasilnya pun sudah bisa diketahui. Pihaknya juga bisa meminta data sementara terhadap calon PPK yang tidak bisa dilantik, karena tidak mendapatkan surat bersih dari penyalahgunaan narkotika pasca tes urine tersebut.

“Ada dua orang calon PPK asal Kecamatan Manyak Payed dipastikan tidak bisa dilantik, kerena tidak mendapatkan surat bersih bebas narkoba dari BNNK, sedangkan PPK Kecamatan lain belum dikonfirmasi lagi,” beber Ketua Panwaslu Aceh Tamiang.

“Anggota PPK se-Aceh Tamiang akan dilantik hari ini juga di masing-masing kecamatan termasuk di Kantor Panwaslu Aceh Tamiang,” tambahnya.

Sementara, Komisioner Panwaslu Aceh Tamiang, Imran menambahkan, kepada anggota PPK yang dinyatakan positif menggunakan narkoba dari hasil tes urine ini akan diberhentikan dan langsung digantikan dengan PPK cadangan.

PPK yang akan bertugas memantau jalannya pelaksanaan pileg dan pilpres 2019 mendatang harus bebas dari narkotika dan obat obatan terlarang.

“Kalau keterlibatan narkoba harus dengan bukti tes urine, karena kita belum tentu tahu, yang tahu adalah pihak BNN,” tuturnya.

Dihubungi terpisah, Kepala BNNK Aceh Tamiang, AKBP Trisna Safari mengatakan, proses pemeriksaan tes urine terhadap 213 anggota PPK sedang berjalan di Kantor BNNK, sehingga hasilnya belum dapat diumumkan.

“Nanti kalau sudah selesai akan kita beritahu hasil pemeriksaan yang positif dan negatif,” ujarnya singkat. (acn)

Komentar

Berita Terbaru