oleh

3 Orang Tentara AS Tewas Ditembak Anggota Komando Afghanistan

PENANEGERI, Desk Internasional – Seorang anggota pasukan komando Afghanistan tiba-tiba menembak dua tentara Amerika hingga tewas,  dan melukai dua lainnya, insiden ini terjadi saat operasi gabungan di provinsi Nangarhar timur, menurut seorang pejabat pemerintah.

Penembak  yang diidentifikasi sebagai anggota Pasukan Komando Angkatan Darat Afghanistan itu juga terbunuh dalam tembakan balasan, kata beberapa pejabat.

Insiden tersebut terjadi saat operasi militer gabungan A.S.-Afghanistan di distrik Achin di provinsi Nangarhar, kata juru bicara gubernur provinsi tersebut.

Taliban mengaku bertanggung jawab atas “serangan orang dalam”, Jumat (9/6), yang terjadi di distrik Achin.

“Dalam operasi gabungan militer AS-Afghanistan dua tentara Amerika terbunuh saat seorang prajurit komando tentara Afghanistan menembaki mereka,” Attaullah Khogyani, seorang juru bicara provinsi, mengatakan kepada  kantor berita Al Jazeera, menambahkan bahwa dua tentara AS lainnya terluka.

Identitas tentara AS yang terbunuh dan luka-luka belum dirilis kepada pers. Insiden tersebut masih dalam penyelidikan, kata beberapa pejabat.

Sedangkan  atas insiden ini Taliban mengaku bertanggung jawab. Zabihullah Mujahid, juru bicara Taliban, mengklaim empat tentara AS tewas dalam serangan tersebut, seperti dikutip kantor berita Al-Jazeera, Sabtu (10/6).

Baca Juga  Trump Bersumpah AS akan terus Perang di Afghanistan

Pembunuhan tersebut telah menimbulkan ketidakpercayaan sengit antara pasukan lokal Afghan dan tentara asing.

Tiga orang Amerika juga telah terluka pada bulan Maret 2017 lalu ketika seorang tentara Afghanistan melepaskan tembakan ke arah provinsi Helmand selatan, dalam serangan orang dalam yang diketahui pertama kali pada pasukan internasional tahun ini.

Serangan terhadap tentara Afghanistan oleh pasukan AS di masa lalu juga menyebabkan ketidakpercayaan di antara keduanya.

Beberapa anggota pasukan keamanan Afghanistan juga tewas pada hari Jumat lalu ketika sebuah pesawat militer AS melepaskan tembakan dalam sebuah operasi semalam di provinsi Helmand.

Komando militer AS di Afghanistan mengeluarkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa insiden “tembakan  teman sendiri” tersebut mengakibatkan kematian dan luka-luka “dan bahwa penyelidikan sedang dilakukan”.

Konflik Afghanistan adalah yang terpanjang dalam sejarah keterlibatan Amerika. Pasukan NATO pimpinan AS telah berperang di sana sejak 2001, setelah digulingkannya rezim Taliban.

Pasukan AS di Afghanistan berjumlah sekitar 8.400 hari ini, dan ada 5.000 lagi dari sekutu NATO, yang terutama bertugas dalam pelatihan dan penasehat keamanan. (*)

Komentar

Berita Terbaru