oleh

Aceh Timur dan Bener Meriah Masih Marak Ilegal Loging

PENANEGERI, Langsa – Pembalakan liar atau ilegal loging masih marak terjadi di Aceh Timur dan Bener Meriah. Padahal, penindakan terus diberikan bagi pelaku pembalakan liar tersebut.

“Dari 7 kabupaten yakni Aceh Tamiang, Langsa, Aceh Timur, Aceh Utara, Gayo Lues, Bener Meriah, Aceh Tengah, di bawah Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Aceh, dua kabupaten yang disebutkan di atas masih marak terjadi ilegal loging,” sebut Kepala KPH Wilayah III Aceh, Darmi kepada Penanageri.com, Senin (2/7).

Dirinya mengakui, untuk meminimalisir aksi itu, pihaknya selalu melakukan penindakan, jika ada temuan maupun laporan. Tapi, hal ini masih dirasa kurang, sebab minimnya anggaran operasional yang dimilikinya.

Selain penindakan, pihaknya juga menempatkan pos-pos pengamanan diwilayah tersebut. Tapi, personel yang ditempatkan tidak bisa bekerja selama 24 jam.

“Jumlah personel pengamanan hutan (Pamhut) cukup yakni sebanyak 320 orang, tapi karena anggaran minim, maka tidak maksimal,” ujarnya lagi.

Sementara itu, pelaku ilegal loging selalu melihat waktu yang tepat. Artinya, di saat personel Pamhut tidak ada di pos, maka mereka mulai menurunkan kayu hasil ilegal loging.

Baca Juga  Di Aceh Timur, 11 Orang Mengidap HIV/AIDS

“Kan tidak mungkin, kita menempatkan personel hingga malam hari, sementara biaya untuk makan tidak ada,” ucapnya.

Menurutnya, pemberantasan ilegal loging bukan semata-mata menjadi tanggungjawab dari pihaknya, tapi dibutuhkan kerjasama semua pihak. Untuk itu, diharapkan kepada semua pihak untuk ikut membantu memberantas ilegal loging.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri, jika tanpa ada bantuan semua pihak, khususnya masyarakat,” pungkasnya.

Komentar

Berita Terbaru