oleh

Adi Laweung Himbau PA/KPA Agar Tak Mudah Terprovokasi

PENANEGERI, Banda Aceh – Juru bicara Partai Aceh (PA) Suhaidi Sulaiman yang akrab disapa Adi Laweung menggelar konfrensi pers terkait hasil perolehan suara sementara pada pilkada Aceh 2017, Senin malam (20/2).

Acara yang digelar di kantor DPA Partai Aceh Kota Banda Aceh ini dihadiri puluhan tim pemenangan Muzakir Manaf-TA Khalid dan sejumlah relawan Partai Aceh.

Adi laweung menyatakan, pihaknya mempertanyakan tampilan data di website KPU. Isu peretasan server tersebut juga telah diakui oleh KPU RI.

“Kami meminta agar KPU mengungkap apa sebenarnya yang terjadi dan siapa yang meretasnya”, tegas Adi.

Menurutnya, ada kejanggalan-kejanggalan yang terjadi pada saat perekapan suara di tingkat TPS dan Kecamatan, yakni KPU telah mempublikasikan data pada tanggal 19 Februari 2017 lalu, hasil terebut berbeda dengan bukti fisik (Form C1 KWK).

“Hasil penghitungan suara di TPS Gampong Leles, Kecamatan Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur dengan perolehan suara pasangan calon nomor urut 6 Irwandi-Nova berbeda, versi form C1 KWK 12 suara sedangkan versi KPU 212 suara”, jelas Adi.

Baca Juga  Nora Idah Nita : Alhamdulillah Usungan Demokrat Tamiang Menang

Adi Laweung menghimbau, kepada seluruh tim pemenangan di tingkat Kabupaten/Kota, Kecamatan hingga Gampong untuk tetap tenang dan terus mengawal proses penghitungan suara di tingkat Kecamatan dan Kabupaten/Kota sampai pleno akhir di KIP Aceh.

“Seluruh jajaran PA/KPA agar tidak terpengaruh  terhadap provokasi dari kandidat lawan dan semua pemberitaan yang ada, serta tetap siaga terhadap segala kemungkinan yang ada dengan tetap merujuk kepada perintah garis komando PA/KPA Pusat”, pungkas pria asal Pidie ini.

Komentar

Berita Terbaru