oleh

Alami Benturan, Kiper Persela Choirul Huda Meninggal Dunia

PENANEGERI, Sepakbola – Kiper Persela Lamongan, Choirul Huda, meninggal dunia setelah sempat tak sadarkan diri karena mengalami benturan atau tabrakan dengan rekan setimnya, Ramon Rodrigues, dan penyerang Semen Padang, Marcel Sacramento.

Choirul Huda bersama rekan-rekannya di Persela pada Minggu (15/10) sore bertanding melawan Semen Padang di Stadion Surajaya, Lamongan, pada laga pekan ke-29 Liga 1. Pertandingan dimulai pukul 15.00 WIB.

Awalnya pertandingan berjalan dengan lancar. Persela mampu unggul cepat pada saat laga baru berjalan dua menit lewat gol pemain muda Saddil Ramdani.

Namun kemudian Choirul Huda bertabrakan dengan rekannya sendiri, bek Ramon Rodrigues. Keduanya saat itu sama-sama berusaha menghalau bola dari jangkauan pemain Semen Padang.

Usai benturan keras tersebut, Choirul Huda awalnya masih sadar, dia sempat berlutut memegangi dadanya. Namun, setelah beberapa saat memegangi dadanya, Choirul Huda terjatuh tak sadarkan diri. Tim medis langsung bergegas menandu Choirul.

Choirul Huda kemudian mendapat perawatan lanjutan di pinggir lapangan sembari menunggu mobil ambulans masuk untuk membawanya ke RSUD Sugiri.

Baca Juga  Presiden Ir. H. Jokowi harap Pesepak Bola Muda Terinspirasi Sukses Egy Maulana

Rupanya cedera yang dialami Kiper Persela, Choirul Huda sangat parah. Dia dinyatakan meninggal dunia di RSUD Sugiri. Kabar wafatnya Choirul Huda baru diterima pemain sesaat setelah pertandingan berakhir pada pukul 16.53 WIB.

Choirul, menjadi kiper utama bagi Persela. Pelatih Aji Santoso, kembali mengandalkan dia di laga pekan ke-29 Liga 1, saat menjamu Kabau Sirah, pada Ahad (15/10), di stadion Surajaya, Lamongan. Dalam laga tersebut, Persela menang 2-0 atas Semen Padang.

Choirul Huda, turun lapangan sejak awal pertandingan. Pada menit tambahan babak pertama, Choirul Huda mengalami benturan keras dengan rekannya, bek Ramon Rodrigues, saat menyelamatkan gawangnya dari aksi membuat gol dari pemain Semen Padang.

Menurut pihak RSUD dr Soegiri, Lamongan, yakni dr Zaki Mubarok, Huda meninggal akibat mengalami benturan.

“Choirul Huda disinyalir meninggal karena benturan di kepala dan leher,” kata dr Zaki, Minggu (15/10).

“Saat dibawa ke RSUD dr Soegiri Lamongan, dia masih bernapas,” ucapnya.

Namun, Huda tak lama berselang dinyatakan meninggal dunia sekitar pukul 17.15 WIB.

Baca Juga  Presiden Ir. H. Jokowi harap Pesepak Bola Muda Terinspirasi Sukses Egy Maulana

Media officer Persela Lamongan juga membenarkan bahwa almarhum Huda telah meninggal.

“Huda dipastikan telah meninggal dunia,” kata media Officer, Abdul Rozak, Minggu (15/10/2017).

Penjaga gawang 38 tahun itu, meninggal dunia usai laga kesebelasannya saat menjamu Semen Padang, di pekan ke-29 Liga 1 2017, Ahad (15/10).

Choirul Huda meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) DR. Soegiri, Lamongan, Jawa Timur (Jatim). Ia menghembuskan nafas terakhir, tepat pada pukul 17. 15 waktu setempat, Minggu (15/10).

Di saat Choirul Huda dilarikan ke rumah sakit, pertandingan Persela melawan Semen Padang tetap dilanjutkan. Di babak kedua, Persela bisa menambah satu gol lagi lewat Jose Manuel Barbosa Alves pada menit 51.

Selamat jalan Choirul Huda, Doa kami semua menyertaimu… (*)

Komentar

Berita Terbaru