oleh

Ancaman Korea Utara Beri ‘Hadiah Besar’ untuk Amerika Serikat

PENANEGERI, Desk Internasional – Tingkatan level ancaman Korea Utara kepada Amerika Serikat dan wilayah sekitarnya, terutama wilayah sekutu AS yakni Jepang dan Korea Selatan makin meningkat, setelah Korea Utara kembali berhasil menguji coba senjata balistik misilnya.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un kembali mengancam Amerika Serikat dengan menjanjikan “paket hadiah” yang lebih besar, menyusul uji coba rudal misil terbaru Pyongyang, sebuah pernyataan yang memicu ketegangan yang sudah tinggi.

Uji coba rudal balistik baru Korea Utara telah berhasil diluncurkan  dan Kim Jong un sendiri turut mengawasi uji coba rudal balistik baru pada hari Senin lalu.

Misil ini dikendalikan oleh sistem panduan presisi, dan Kim juga memerintahkan pengembangan senjata strategis yang lebih kuat untuk mempertahankan negara tersebut terhadap AS, demikian media pemerintah melaporkan.

Kim mengatakan negara tertutup tersebut akan mengembangkan senjata yang lebih kuat dalam beberapa tahap.

“Dia menyatakan keyakinannya bahwa akan membuat lompatan lebih besar ke depan dalam semangat ini untuk mengirim paket hadiah yang lebih besar kepada orang-orang Yankee” sebagai pembalasan atas provokasi militer Amerika, KCNA mengutip Kim.

Baca Juga  Korut Kecam Latihan Militer AS-Korsel

Peluncuran rudal itu dilengkapi dengan urutan pra-peluncuran otomatis lanjutan dibandingkan dengan versi sebelumnya dari roket “Hwasong”, nama Korea Utara untuk rudal kelas Scud, kantor berita KCNA mengatakan pada hari Selasa (30/5).

Itu mengindikasikan Korea Utara telah meluncurkan rudal kelas Scud yang dimodifikasi, seperti yang dikatakan militer Korea Selatan.

Korea Utara serius dalam memperingatkan  akan adanya ‘paket hadiah yang lebih besar’ untuk AS setelah uji coba rudal mutakhirnya.

Peluncuran uji coba rudal balistik jarak dekat mendarat di laut lepas pantai timurnya dan merupakan rangkaian uji coba rudal yang paling cepat yang menantang tekanan internasional dan ancaman sanksi lebih banyak pada Korut.

Kim mengatakan negara tertutup tersebut akan mengembangkan senjata yang lebih kuat dalam beberapa fase sesuai dengan jadwal, untuk membela Korea Utara melawan Amerika Serikat.

“Dia menyatakan keyakinannya bahwa akan membuat lompatan lebih besar ke depan dalam semangat ini untuk mengirim paket hadiah yang lebih besar kepada orang-orang Yankee” sebagai pembalasan atas provokasi militer Amerika, KCNA mengutip Kim Jong un pemimpin Korea Utara. (*)

Komentar

Berita Terbaru