oleh

Andy Murray Masih Punya Kesempatan ?

PENANEGERI, Tenis – Menurunnya penampilan Murray telah mengembangkan semua proporsi, dan petenis asal Skotlandia itu masih bisa menang di Wimbledon, demikian menurut mantan petenis Inggris nomor 1, Greg Rusedski seperti dikutip dari Eurosport, Kamis (22/6).

Murray jatuh di babak pertama Kejuaraan Aegon pada hari Selasa (20/6) setelah kekalahan mengejutkan dari petenis Australia nomor 90, Jordan Thompson.

Kekalahan tersebut terjadi hanya 12 hari sebelum dimulainya Wimbledon dan membuat Murray tertinggal dari dua latihan pertandingan di lapangan rumput dan terkait dengan masalah kepercayaan diri.

Hal ini juga bisa mencelakakan performa petenis dunia nomor satu dunia tersebut, yang telah mengalami sembilang kekalahan pada tahun 2017, enam kali kalah dari petenis yang memiliki peringkat diluar 20 besar.

Rusedski menegaskan, bagaimanapun tidak ada alasan untuk panik terkait Murray.

“Semua orang menanggapi banyak hal dari semua proporsi. Ini hanya satu pertandingan. Pada hari ini juga, bukan Wimbledon. Dia memiliki 10 hari lagi sebelum dia harus membuka turnamen sehingga kami seharusnya tidak membaca terlalu banyak tentang hal ini,” menurut Rusedski, selaku analis Eurosport.

Baca Juga  Andy Murray Akui Tak Layak Jadi Petenis Nomor 1 Dunia

Ia menambahkan, Itu berarti dia akan mendapatkan sedikit waktu latihan lagi, dia bisa mencoba lapangan rumput di Wimbledon, dan di atas semua itu kondisinya tidak akan terlalu panas. Dirinya benar-benar berpikir Andy akan baik-baik saja.

“Masih harus dilihat apakah Murray sekarang memilih untuk ikut serta dalam event tambahan minggu depan, dengan Novak Djokovic mengumumkan kemarin bahwa dia telah menerima wildcard untuk Aegon International di Eastbourne,” tambahnya.

Djokovic sebelumnya cenderung hanya memainkan pertandingan aneh dalam persiapan di Wimbledon, sementara Murray memasuki Hurlingham ketika ia terakhir gagal menjuarai Queen’s pada tahun 2014 dan belum bisa melakukannya lagi.

“Saya tidak melihat kurangnya pertandingan sebagai masalah. Dia hanya akan bermain beberapa pertandingan eksebisi. Novak telah memenangkan Wimbledon sebelumnya tanpa memainkan pertandingan, dan Rafa telah melakukan hal yang sama, jadi mari kita semua tidak panik tentang hal itu,” sambung Rusedski.

“Hal lain adalah tiga dari lima set di Wimbledon. Dalam dua dari tiga pertandingan di Queen’s, seorang pria bisa mengalahkannya tapi pemain terbaik cenderung tampil di puncak dalam pertempuran yang lebih lama,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru