oleh

Anggota Konggres AS posting Ujaran Kebencian setelah serangan Teroris di London

PENANEGERI, Desk Internasional- Politisi, dan anggota Konggres Amerika Serikat  Clay Higgins mengatakan ‘bunuh mereka semua’ di media sosial, setelah serangan teroris di London.

Kantor berita Al Jazeera memberitakan (6/6) bahwa atas ungkapan Clay Higins di medsos, maka kelompok hak asasi manusia telah mengecam komentar anggota Konggres AS, Clay Higgins yang menyerukan sebuah perang melawan ‘Islam Horror’ atau Clay menyebut sebagai “Islamic horror” setelah serangan mematikan di London.

Seorang anggota Kongres Amerika Serikat dari partai Republik Clay Higgins  telah menyerukan sebuah perang melawan “Islam Horror”/ “Islamic Horror” sebagai tanggapannya atas serangan di London pada akhir pekan lalu yang menewaskan tujuh orang dan melukai 48 lainnya.

Clay Higgins, perwakilan Partai Republik dari Louisiana’s Third Congressional district,  mengatakan dalam sebuah pos media sosial pada hari Minggu dalam bahasa Inggris “free world … all of Christendom … is at war” with “radicalized Islamic suspect[s]” atau terjemahannya  “dunia bebas … semua kekristenan … sedang berperang” dengan “tersangka Islam radikal” . Dia menyelesaikan posting dengan “Kill them all.”, demikian seperti dikutip kantor berita Al Jazeera (6/6).

Baca Juga  Polisi Dalami Data Sindikat Ujaran Kebencian Saracen

Komentar tersebut menimbulkan kekhawatiran dengan banyak kelompok advokasi yang meminta Higgins untuk mengukur kata-katanya.

“Komentar anggota kongres, Clay Higgins di media sosial kontan mengipas api retorika anti-Muslim, yang telah mencapai tingkat tinggi setelah pemilu 2016 di AS”, demikian kata  Heidi Beirich, direktur  Southern Poverty Law Center’s Intelligence Project, yang memantau kelompok-kelompok pembenci di AS, kepada kantor berita Al Jazeera.

“Kata-kata memiliki konsekuensi dan di saat kejahatan atas kebencian terhadap Muslim meningkat 67 persen, pejabat terpilih perlu mengeluarkan pernyataan persatuan dan bukan penghinaan,” papar Heidi.

Sementara itu lembaga Council on American-Islamic Relations (CAIR), sebuah organisasi advokasi hak-hak sipil juga mengomentari pernyataan Higgins.

Direktur urusan pemerintahan CAIR, Robert McCaw mengatakan bahwa dia ingin klarifikasi tentang ujaran Higgins yang yakin bahwa Kekristenan sedang berperang. “Apakah dia mengacu pada kelompok teroris kriminal … atau apakah dia termasuk semua Muslim dalam pernyataan itu?” tanya Mc Caw.

McCaw sepakat dengan  kekhawatiran bahwa komentar-komentar ini bisa berbahaya karena AS hidup dalam “iklim kebencian”.

Baca Juga  POLRI Gandeng PPATK Telusuri Aliran Dana 11 Rekening Sindikat Saracen

Sebelumnya memang telah terjadi serangan mematikan pada sebuah serangan  di Portland pada akhir Mei 2017. Seorang Supremasi kulit putih (White supremacist)  bernama Jeremy Joseph Christian, 35, menjadi tersangka yang menusuk tiga pria yang membela dua wanita Muslim berusia 16 dan 17 saat di angkutan kereta umum.

McCaw mengatakan bahwa CAIR berencana mengirim surat kepada Higgins mengenai masalah komentarnya ini.

Ujaran Kebencian dari anggota Kongres Clay Higgins asal Partai Republik Amerika Serikat di media sosial ini tak pelak menuai kritikan yang luas dan langsung ramai diberitakan oleh media besar Internasional.(*)

Komentar

Berita Terbaru