oleh

Angin Radiasi dari Korut Dikhawatirkan Dapat Mencapai Jepang

PENANEGERI, Desk Internasional – Angin yang berhembus dari situs uji coba nuklir Korea Utara dapat mengirim radiasi ke Jepang. Hal ini dinyatakan oleh situs AccuWeather, Kamis (2/11) .

Setelah kejadian keruntuhan terowongan di sebuah lokasi uji coba nuklir Korea Utara, angin yang berhembus dari arah barat laut dan radiasi dapat langsung ke utara Jepang, menurut penelitian AccuWeather.

Tentara Korea Utara dan keluarga mereka saat ini dirawat karena paparan radiasi setelah keruntuhan terowongan mematikan di sebuah lokasi uji coba nuklir Korea Utara bulan lalu, menurut beberapa laporan media.

Menurut laporan baru, 200 orang tampaknya tewas dalam keruntuhan Oktober di sebuah terowongan yang belum selesai di lokasi Punggye-ri, setelah tim penyelamat dikirim untuk menyelamatkan 100 orang yang terkubur di bawah puing-puing akibat terperangkap setelah keruntuhan kedua terjadi.

Tempat pengujian terletak di daerah pegunungan di bagian timur laut negara ini.

Ada kemungkinan bahwa tes bom hidrogen yang dilakukan pada 3 September 2017 lalu mungkin telah melemahkan daerah tersebut, mengakibatkan keruntuhan terowongan bulan lalu. Semua tes nuklir sebelumnya yang diumumkan Korea Utara dilakukan di lokasi yang sama dimana keruntuhan terjadi.

Baca Juga  Dewan Keamanan PBB Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Korea Utara

Penelitian AccuWeather telah mengindikasikan bahwa semua tes ini telah terjadi ketika kondisi angin ringan.

“Orang mungkin menduga bahwa Korea Utara melakukan uji coba nuklir ini dengan sengaja pada hari-hari dengan kondisi angin ringan, sehingga setiap kebocoran radiasi yang dihasilkan akan tetap berada di dalam perbatasannya dan tidak akan terdeteksi secara internasional,” kata Dr. Joel N. Myers, pendiri dan presiden AccuWeather.

“Kami tahu dari laporan berita lain bahwa telah terjadi kecelakaan di lokasi uji coba nuklir, dan situasi yang mungkin diantisipasi oleh Korea Utara dengan radiasi yang terkandung di dalam Korea Utara telah berubah. Saat angin lepas landas dari arah barat laut selama beberapa hari, ada kemungkinan bahwa setiap radiasi yang bocor dari lokasi dapat dilakukan dan tersebar di Laut Jepang (Laut Timur) dan bahkan ke kepulauan Jepang,” tambahnya.

Ancamannya bisa termasuk Hokkaido dan Honshujauh-utara, dengan kemungkinan radiasi mencapai daerah selatan lebih jauh akhir pekan ini, waktu setempat.

Dengan kestabilan tempat uji coba tersebut, pejabat Korea Selatan memperingatkan bahwa setiap uji coba nuklir lebih lanjut dapat menyebabkan materi radioaktif dilepaskan ke atmosfer dan mungkin mereka bisa mencapai pulau Hokkaido di Jepang, menurut kantor berita Jepang The Asahi Shimbun.

Baca Juga  Korea Utara Ancam AS dan Jepang 

Sementara itu, dari pihak Korea Utara (Korut) melalui komentar online pada hari Rabu (1/11) oleh situs Uriminzokkiri, bagian dari Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), seperti dikutip Kantor Berita Al Jazeera menyatakan bahwa kekuatan nuklir DPRK (Democratic People Republic of Korea) lazim dikenal sebagai Korut, “telah menjadi kekuatan untuk melindungi perdamaian dan keamanan Semenanjung Korea dan seluruh kawasan Asia Timur Laut secara kokoh dan menjamin kedaulatan dan hak atas keberadaan dan perkembangan bangsa Korea,” katanya, menggunakan akronim nama DPRK untuk nama resmi negara tersebut, Republik Rakyat Demokratik Korea (Democratic People Republic of Korea).

Komentar Korut tersebut disampaikan menjelang kunjungan dua minggu Presiden AS Donald Trump ke kawasan Asia Pasifik mulai Jumat, dimana ancaman konfrontasi militer dengan Korea Utara akan menjadi agenda utama di Jepang, Korea Selatan, dan China. (*)

Komentar

Berita Terbaru