oleh

Antisipasi Wabah Penyakit Menular di Pengungsian Rohingya, PBB segera Buat Jamban

PENANEGERI, Kesehatan – Guna mengantisipasi resiko adanya wabah penyakit menular di pengungsian Rohingya di Bangladesh, maka UNICEF (United Nations Children’s Fund) segera meluncurkan rencana pembangunan jamban di camp pengungsian Rohingya di Cox’s Bazar, Bangladesh.

Sejumlah Jamban baru akan dibangun di kamp Rohingya dan permukiman di distrik Cox’s Bazar di Bangladesh untuk memberikan cakupan sanitasi kepada sekitar 250.000 orang, guna sedapat mungkin mencegah wabah penyakit menular, demikian UNICEF melaporkan pada hari Kamis (12/10).

UNICEF dan Kementerian Penanggulangan Bencana dan Bantuan Bangladesh sepakat bahwa Divisi Angkatan Bersenjata Bangladesh akan membangun 10.000 jamban di Cox’s Bazar secepat mungkin dengan biaya keseluruhan sebesar $ 1,5 juta.

“Sudah ada laporan tentang penyakit yang ditularkan melalui air dari pusat kesehatan di kamp-kamp tersebut,” kata Edouard Beigbeder, Perwakilan UNICEF di Bangladesh, yang menandatangani sebuah rencana kerja dengan Sekretaris Bersama Muhammad Habibul Kabir Chowdhury pada hari Rabu di Kementerian Penanggulangan Bencana dan Bantuan.

“Wabah penyakit adalah bahaya nyata dan sekarang bagi penghuni kamp dan populasi tuan rumah. Kami segera perlu meningkatkan cakupan sanitasi di sana, “tambah Edouard Beigbeder, Perwakilan UNICEF di Bangladesh.

Baca Juga  Para Anggota PBB harus Beraksi untuk Bantu Rohingya

UNICEF akan memberikan kontribusi dukungan finansial dan teknis kepada kementrian dalam usaha kesehatan masyarakat ini, termasuk melalui mitra sektor air bersih, sanitasi dan kebersihan, yang akan menyediakan lokasi untuk setiap rambu model 5-cincin.

Jamban dengan perkiraan biaya masing-masing sebesar $ 147, juga akan secara teratur didesinfeksi melalui penyemprotan larutan klorin sehingga tidak menjadi sumber kontaminasi.

UNICEF, Departemen Kesehatan dan Teknik Umum, dan mitra sektor air dan sanitasi juga melaksanakan program percepatan pembangunan jamban untuk para pengungsi di kamp-kamp di dua kecamatan di distrik Cox’s Bazar.

Dalam berita terkait, pada tanggal 10 Oktober, UNICEF dan mitra sektor kesehatannya telah meluncurkan kampanye vaksinasi kolera oral besar untuk 650.000 orang di sub-distrik Ukhiya dan Teknaf di Cox’s Bazar memobilisasi 900.000 dosis vaksin kolera untuk melindungi para pengungsi Rohingya yang baru tiba, dan juga warga sekitar dari resiko wabah kolera.( *)

Komentar

Berita Terbaru