oleh

Aparat Keamanan Kodam XVII/Cenderawasi Amankan Dua Kontainer Miras

PENANEGERI, Jayapura – Berawal dari informasi yang diterima Den Intel Kodam XVII/Cenderawasi bahwa ada pengiriman Minuman Keras (Miras) dalam jumlah besar dari Jakarta ke Jayapura, maka Satuan Intel Kodam melaksanakan pengintaian sejak menjelang Idul Fitri di Pelabuhan Jayapura.

Kemudian pada hari Kamis tanggal 21 Juni 2018 sekitar pukul 16.30 baru bisa dipastikan bahwa dua kontainer yang dicurigai benar berisi ribuan karton miras saat barang tersebut hendak diangkut keluar dari pelabuhan.

Setelah dilaporkan ke pimpinan kedua kontainer yang memuat miras tersebut sementara diamankan di Pomdam XVII/Cenderawasi.

“Ini adalah bentuk komitmen dan kepedulian Kodam XVII/Cenderawasi untuk membantu Pemda dalam mengendalikan peredaran miras di Papua,” jelas Kolonel Inf Muhammad Aidi Kapendam XVII/Cenderawasi saat diminta keterangan di Mako Pomdam XVII/Cenderawasi.

“Kita ketahui bersama bahwa Miras adalah sumber berbagai bentuk kriminal di tanah papua ini, miras juga merusak moral dan masa depan generasi Papua dan generasi Bangsa secara umum,” lanjut Kolonel Aidi.

Untuk itu kasus ini kemudian diserahkan pada pihak Kepolisian untuk proses hukum lebih lanjut.

“Kami sengaja mengamankan miras ini sebelum terdistribusi ke kios-kios pedagang, adapun tentang legalitas barang ini nanti pihak yang berwewenang yang menentukan. Sedangkan pelaku dalam hal ini sopir yang mengangkut barang tersebut kami hanya minta keterangan yang bersifat dasar, TNI tidak punya wewenang untuk melaksanakan introgasi atau penyidikan secara mendalam,” lanjut Kolonel Aidi menjelaskan.

Tidak tanggung-tanggung aparat keamanan Kodam berhasil mengamankan ribuan liter miras.

“Sesuai data yang kami peroleh, rincian miras yang berhasil diamankan terdiri dari 600 karton Mansion House (Whisky) @24 botol ukuran 350 ml atau 5040 liter, 600 karton Javan Anggur (Anggur Merah) @ 12 botol ukuran 650 ml atau 4680 liter. Total seluruhnya 1200 karton atau 9720 liter,” ujar Kolonel Aidi menambahkan.

Ribuan barang bukti miras ini diamankan untuk koordinasi lebih lanjut dengan aparat kepolisian.

Karena semua langkah keamanan ini tentunya demi kebaikan dan keamanan serta kenyamanan masyarakat setempat.

“Saat ini barang bukti masih diamankan di Mako Pomdam XVII/Cenderawasi, dan hari Jumat 22 Juni akan dikoordinasikan dengan pihak-pihak yang terkait. Sekali lagi soal status barang ini legal atau Ilegal nanti fihak yang berwewenang yang menentukan,”  tambah Kolonel Aidi mengakhiri penjelasannya. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru