oleh

Artis Iwa K Ditangkap di Bandara, Diduga Bawa Ganja

PENANEGERI, Jakarta- Artis sekaligus selebritis Iwa K tertangkap tangan  kedapatan membawa tiga linting yang diduga ganja ketika Iwa K memasuki security  check point (SCP) di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu, 29  April 2017.

Hari Sabtu 29/4, rencananya Iwa K akan terbang ke Palembang menggunakan  pesawat Lion Air JT79 pukul 05.00 WIB, namun akhirnya  justru tertangkap tangan kedapatan membawa tiga linting  rokok yang diduga ganja.

Barang yang diduga Ganja itu disembunyikan dan disamarkan di dalam bungkus rokok.

Maka, tak pelak Iwa K yang juga penyiar radio yang setiap  hari bisa didengar suaranya lewat siaran radio dengan
tagline “Relax dengan lagu Enak” inipun digelandang oleh  pihak kepolisian Jajaran Polresta Bandara Soekarno
Hatta, Tangerang untuk diamankan,  Sabtu (29/4/2017) pagi.

“Tersangka yang kami amankan Iwa K umur 46 tahun, pagi tadi,” ujar  Kasat Narkoba Polresta Bandara Soetta, Kompol Martua  Silitonga kepada pers Sabtu (29/4/2017).

Penyanyi rap bernama lengkap Iwa Kusuma alias Iwa K, ini  ketika kepergok membawa 3 lintingan yang patut diduga ganja, awalnya sempat mengelak dan menolak pemeriksaan petugas  yang menangkapnya.

Baca Juga  Satres Narkoba Polres Tamiang Bekuk 2 Pengedar Ganja

Namun dengan kesigapan petugas keamanan Bandara Soekarno -Hatta, meski Iwa K berusaha untuk mengelak saat pemeriksaan,  petugas Aviation Security Bandara Soekarno-Hatta, tetap  menggiring Iwa K. ke pos pemeriksaan Avsec di Terminal IB.

Ketika rokok yang dibawanya diduga positif ganja, petugas kemanan  bandara langsung melaporkan hal ini ke Polres Bandara  Soekarno-Hatta.

Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bandara Soekarno- Hatta Komisaris Martua Raja Silitonga mengatakan barang bukti tiga batang rokok diduga adalah ganja dengan  kandungan THC (ganja).

“Nah posisinya ganja tersebut ada di dalam tiga linting  rokok Dji Sám Soe,” kata Martua.

Artis bernama lengkap Iwa Kusuma alias Iwa K juga sudah  menjalani tes urine setelah kedapatan membawa tiga linting ganja.

Dari hasil tes, urine Iwa K dinyatakan positif  mengandung tetrahidrokanabinol (THC), zat narkotika aktif pada ganja.

“Sementara ini yang bersangkutan Iwa K kita sudah lakukan  pengujian tes urine melalui rumah sakit, bahwa yang
bersangkutan positif mengandung THC urinenya. Urinenya Iwa  K positif mengandung THC,” ujar Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta, Kompol Martua Raja Silitonga

Baca Juga  Iwa K Resmi jadi Tersangka Kasus Narkoba Ganja

“Yang bersangkutan positif mengonsumsi THC dari rokok yang  patut diduga ganja,” ujar kasat Narkoba Polres Bandara Soetta ini. Kasat Narkoba Polres Bandara Soekarno-Hatta Kompol Martua  Silitonga mengatakan, sementara ini pihaknya sedang  melakukan pemeriksaan Puslabfor terhadap dugaan barang bukti Narkoba  jenis ganja yang di bawa oleh artis Iwa K.

Barang bukti tersebut saat ini tengah dilimpahkan ke  Puslabfor Mabes Polri guna mengetahui isi dari kandungan yang diduga berupa barang haram berupa ganja.

“Untuk memastikan itu kandungan positif THC itu Puslabfor  tugasnya,” ujar Kompol Martua.

Selain barang bukti, kepolisian juga sedang melakukan  pemeriksaan secara intensif terhadap Iwa K di Polres Bandara Soekarno Hatta.

“(Iwa) dalam proses pemeriksaan. Dia sudah mengakui, tapi secara detail belum dapat disampaikan. Kami dalam rangka pengembangan orang yang memberi ganja ke bersangkutan,” tutur Martua.

“Masih dalam proses penyelidikan untuk mencari siapa yang  memberikan kepada yang bersangkutan dan memulai awal untuk  melakukan kegiatan penyidikan dengan melakukan kegiatan  pemeriksaan dalam bentuk BAP,” pungkas Kasat Narkoba Polres bandara Soetta ini.

Baca Juga  12 Kilogram Paket Ganja Berhasil Diungkap oleh BNNP Jawa Timur

Jika terbukti kedapatan membawa ganja, maka siapapun orangnya maka bisa dipidana dengan ancaman hukuman berat sesuai ketentuan Hukum Pidana dan UU Narkotika.

Sebagaimana bunyi Pasal 112 UU Narkotika, yang berbunyi :

(1) Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (empat) tahun dan paling lama 12 (dua belas) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp. 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupiah) dan paling banyak Rp. 8.000.000.000,00 (delapan miliar rupiah).

(2) Dalam hal perbuatan memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika Golongan I bukan tanaman sebagaimana dimaksud pada ayat (1) beratnya melebihi 5 (lima) gram, pelaku dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 (sepertiga).”

Maka, jika kedapatan memiliki, menggunakan, apalagi bermain-main dengan narkoba jenis Ganja, hukumannya pun tidak main-main. (*)

Komentar

Berita Terbaru