oleh

Bagong Kussudiardjo Menjadi Doodle Google Hari Ini

PENANEGERI, Jakarta – Situs mesin pencari Google kembali mengangkat tokoh asal Indonesia sebagai doodle di laman utama mesin pencarinya. Kali ini, Senin (9/10) Bagong Kussudiardjo yang lahir pada 9 Oktober 1928 di Yogyakarta, menjadi ‘doodle’ Google.

Bagong Kussudiardjo merupakan seorang koreografer dan pelukis senior yang karyanya dikenal baik di dalam maupun di luar negeri. Doodle ini dibuat untuk merayakan ulang tahun ke-89 dari sosok kartunnya dalam doodle digambarkan sedang duduk di kursi sambil menggenggam kuas cat.

Pada latar belakang doodle terlihat lukisan para penari beraneka kostum yang melompat gembira, agaknya terinspirasi dari beberapa karya Bagong Kussudiardjo sendiri.

“Bagong mengawali perjalanannya dengan mempelajari seni, musik, dan tari Jawa,” sebut Google dalam laman doodle mengenai Bagong Kussudiardja, Senin (9/10).

Selain perupa, Bagong yang merupakan ayah dari seniman Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto juga penata gerak tari.

Saat membuka laman Google search, semua orang diseluruh dunia akan disuguhkan gambar Bagong sedang duduk di kursi dengan kuas di tangan. Di belakangnya ada lukisan penari bali dan beberapa karakter lain.

Tanah kelahirannya tampaknya sangat menginspirasi Bagong untuk mempelajari kesenian Jawa, mulai dari musik hingga tari. Dia memulai karier sebagai penari di Sekolah Tari Kredo Bekso Wiromo, yang dipimpin oleh Pangeran Tedjokusumo pada tahun 1954. Dia kemudian menjadi murid koreografer asal Amerika Serikat, Martha Gragam pada tahun 1957.

Setelah belajar dari di India. Pengalaman belajar tersebut Bagong bawa kembali ke Yogyakarta dan membaginya ke murid-muridnya di Sanggar Tari Bagong Kussudiardja (didirikan pada 5 Maret 1958) dan Padepokan Seni Bagong Kussudiardjo (didirikan pada 2 Oktober 1978).

Bagong Kussudiardjo kemudian berlatih tari Jepang dan India, lalu belajar koreografi dengan koreografer legendaris Martha Graham di Amerika Serikat tahun 1957 hingga 1958.

Bekal tersebut dipakai mengembangkan tari tradisional di kampung halaman. Bagong Kussudiardjo mendirikan Pusat Latihan Tari Bagong Kussudiardja pada 1958, kemudian Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada 1978 di Bantul Yogyakarta. (*)

Komentar

Berita Terbaru