oleh

Bahaya Narkoba Flakka

PENANEGERI, Jakarta – Muncul dengan nama flakka, narkoba ini terindikasi sangat bahaya dan bisa membuat pemakainya menjadi seperti Zombie atau mayat hidup.

Di beberapa negara, drugs atau narkoba ini disebut gravel atau kerikil karena berbentuk seperti potongan kristal putih seukuran kerikil di dalam akuarium.

Flakka juga digolongkan sebagai varian narkoba jenis ‘bath salt’ atau garam mandi. Pemakainya bisa linglung berhari-hari, halusinasi parah, phobia, psikosis berat, cenderung berperilaku kekerasan, dan bahkan bunuh diri.

Drugs ini dibuat menyerupai kokain, namun  flakka berpotensi jauh lebih berbahaya ketimbang kokain.

Badan Narkotika Nasional (BNN) Budi Waseso, mengaku masih mendalami narkoba (drugs) jenis flakka apakah sudah masuk ke Indonesia atau belum. Dia mencurigai barang haram ini sudah beredar di Indonesia.

“Ada beberapa yang kami curigai itu. Sekarang kami lakukan penelitian,” ucap Budi Waseso di Jakarta, Senin (29/5).

Menurut dia, kecurigaan ini mendasar. Meski demikian, Budi Waseso enggan berspekulasi terlebih dahulu sebelum memutuskan narkoba jenis baru itu memang sudah ada di Indonesia.

Baca Juga  Artis Ello Ditangkap Karena Ganja

“Itu sedang dalam penelitian kita ya. Ini kan baru pendapat-pendapat. Baru kami lakukan penelitian dengan Labfor Porli, BNN, BP POM, UI, dan ITB juga,” kata Budi Waseso.

Video yang menunjukkan efek dari seseorang mengonsumsi narkoba bernama flakka menjadi viral. Dalam video itu, tampak orang yang mengonsumsi flakka berperilaku tidak terkendali layaknya zombie.

BNN menyampaikan, flakka telah berjangkit di Amerika Serikat dan Eropa beberapa tahun lalu. Guna mengantisipasi bahaya yang ditimbulkan, BNN dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah mengkaji narkotika sintetis jenis baru tersebut pada 2016.

Di Indonesia, Flakka diatur dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2017 dengan nama kimia Alfa PVP.

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Budi Waseso mengatakan, narkoba jenis baru sedang diteliti di laboratorium.

Flakka berpotensi jauh lebih berbahaya ketimbang narkoba jenis lain.

“Sudah, sudah. Beberapa sudah (masuk ke Indonesia). Jenis-jenis baru kami temukan 65. Kemarin 60, sekarang kami temukan lima lagi yang baru. Jadi ini akan berkembang,” tutur Budi Waseso.

Baca Juga  Tora Sudiro dan Mieke Amalia Diamankan Polisi, Terkait Dugaan Narkoba

Budi Waseso juga menyatakan BNN tengah melakukan penelitian untuk melakukan antisipasi. Menurut Budi Waseso, hanya perkara waktu bagi narkoba-narkoba jenis baru untuk masuk ke Indonesia.

“Jadi ada 800 jenis baru, narkoba di dunia itu cepat atau lambat juga masuk ke Indonesia,”pungkas Budi Waseso.

Berrdasarkan sumber farmakologi, nama farmasi untuk  flakka  adalah ‘Pyrrolidinopentiophenone’  atau dikenal sebagai PVP atau alpha-PVP – senyawa kimia yang semula disintesis pada tahun 1960 an.  Di Amerika biasa disebut sebagai “garam mandi generasi kedua” atau  second generation of bath salt.

Flakka berbentuk sebagai kristal putih atau pink yang berbau tajam. Penyalah-gunaan dengan cara menyedot, dimakan, menyuntikkan atau bahkan vape. Efeknya adalah menderita halusinasi dan psikosis, (*)

Komentar

Berita Terbaru