oleh

Belasan Negara Ikut Mencari Kapal Selam ARA San Juan yang Hilang

PENANEGERI, Internasional – Sampai hari Selasa (28/11) sudah belasan negara-negara Internasional ikut serta dalam upaya pencarian kapal selam ARA San Juan yang hilang namun sejauh ini belum diketemukan ada tanda-tanda atau puing-puing dari kapal Selam ARA San Juan.

Negara-negara Internasional yang turut membantu mencari hilangnya Kapal Selam ARA San Juan diantaranya adalah : Amerika Serikat, Brasil, Cile, Kolombia, Prancis, Jerman, Rusia, Peru, Afrika Selatan, Uruguay dan Inggris Raya termasuk di antara negara-negara yang telah mengirim kapal atau pesawat untuk membantu pencarian.

Angkatan Laut AS telah mengerahkan dua kendaraan bawah laut yang menggunakan sonar untuk membuat gambar dasar laut guna melakukan pencarian.

Sebuah pesawat riset NASA juga terbang di atas area pencarian namun dikabarkan belum menemukan apapun.

Kapal-kapal pencari juga mengerahkan kapal selam tak berawak untuk memindai dasar laut. Salah satu jenisnya adalah Bluefin UUV Angkatan Laut AS, yang bisa mencari kedalaman 5.000 kaki (1.500 m) dengan menggunakan sonar. Begitu kapal selam berada, sebuah kendaraan penyelamatan bawah laut yang disebut Submarine Rescue Chamber atau SRC akan diluncurkan. SRC ini bisa membawa enam orang sekaligus.

Baca Juga  Belum ada Kejelasan Nasib Kapal Selam ARA San Juan yang Hilang

Area pencarian, yang terkonsentrasi 250 mil dari Argentina, telah diperpanjang 22 mil dari tempat ledakan terdeteksi.

Harapan untuk selamat makin tipis, dengan kemungkinan besar para pelaut hanya memiliki cukup oksigen untuk bertahan hingga 10 hari jika kapal selam itu utuh di bawah air.

Beberapa saat sebelum hilang, awak kapal selam ARA San Juan melaporkan kebakaran dalam pesan terakhir mereka, menurut media Argentina.

Kontak terakhir dari kapal yang memiliki 44 awak kapal itu dilaporkan mengatakan bahwa air laut telah memasuki sistem ventilasi, menyebabkan baterai di kapal selam diesel-listrik menjadi hubung singkat dan memicu api.

Menurut saluran berita A24, kabar itu diterima pada 15 November 2017.

Kabar ini muncul setelah Angkatan Laut Argentina mengatakan kapten melaporkan masalah listrik di tempat baterai sebelum kapal hilang. Kapal selam itu diperintahkan untuk kembali ke markasnya di Mar del Plata.

Dalam komentar publik pertamanya mengenai kapal selam yang hilang, Presiden Argentina, Mauricio Macri mengatakan: “Hilangnya dan saat ini mencari kapal selam ARA San Juan telah menyentuh semua orang Argentina.”

Baca Juga  Misi Penyelamatan Awak Kapal Selam ARA San Juan yang Masih Hilang telah Dihentikan

“Ini adalah saat yang sulit bagi semua tapi, jelas, terutama untuk keluarga 44 awak kapal.”

“Saya di sini untuk menjamin Anda bahwa kami akan melanjutkan pencarian, terutama sekarang kami mendapat dukungan dari semua komunitas internasional.”

Kapal Selam kelas TR-1700 ARA San Juan ini dibuat di Jerman pada tahun 1985. (*)

Komentar

Berita Terbaru