oleh

Bentrokan Antar Faksi Palestina di Kamp Ein el-Hilweh, Tewaskan 4 Orang

PENANEGERI, Desk International – Sedikitnya empat warga Palestina tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam bentrokan antar faksi di kamp pengungsi Ein el-Hilweh di Lebanon Selatan yang telah berlangsung tiga hari sejak Jumat (7/4) hingga Minggu (9/4), seperti diberitakan Reuters.

Pertempuran paling sengit di kamp pengungsi Palestina di Lebanon ini berlangsung tiga hari, dan pada hari ketiga pertempuran pada hari Minggu korban tewas adalah seorang angota pejuang faksi Al-Fatah.

Sebelumnya pada Bulan Februari 2017 juga berlangsung rangkaian pertempuran antar faksi Palestina di Kamp pengungsi Ein el Hilweh, Lebanon .

Pertempuran sengit tiga hari ini dipicu bentrokan pada hari Jumat ketika pasukan keamanan gabungan faksi Palestina utama termasuk faksi Al Fatah mendapat perlawanan dari kelompok Takfiri Bilal Badr saat menyebarkan pamflet di kamp pengungsi Ein al Hilweh.

Bentrokan memang sering meletus sebentar-sebentar dalam beberapa bulan terakhir di Ein el-Hilweh, Lebanon.

Wilayah Ein el-Hilweh merupakan kamp pengungsi Palestina di Lebanon yang berada di luar yurisdiksi jasa keamanan Lebanon.

Baca Juga  Militer Israel Balas Serangan ke Jalur Gaza

Akibat Pertempuran ini tentara keamanan Lebanon mengambil langkah-langkah keamanan di pintu masuk kamp, termasuk menutup jalan raya di sebelahnya.

Kementerian Kesehatan Lebanon juga mengumumkan mengevakuasi pasien dari rumah sakit pemerintah yang berdekatan dengan kamp dan memindahkan mereka ke fasilitas kesehatan lain.

Wilayah kamp ein el-Hilweh merupakan tempat pengungsian bagi sekitar 61.000 (enam puluh saturibu jiwa) warga Palestina, termasuk 6000 (enam ribu jiwa) pengungsi yang melarikan diri dari kekejian perang di Suriah.

Diperkirakan sejumlah kurang lebih sekitar 450.000 (empat ratus lima puluh ribu jiwa) pengungsi Palestina yang tinggal di 12 (duabelas) kamp pengungsi di Lebanon. (*)

Komentar

Berita Terbaru