oleh

Bersama para Ulama, Jenderal Gatot Nurmantyo Hadir Dalam acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW di Monas

PENANEGERI, Jakarta – Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo turut hadir dalam acara Maulid Akbar Nabi Muhammad SAW 1439 H yang digelar di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (1/11).

Dalam sambutannya, Gatot Nurmantyo bersyukur bisa berada di tengah-tengah para jamaah dalam memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Gatot Nurmantyo bersyukur karena para jemaah yang sudah datang itu karena kecintaan terhadap Rasulullah.

“Saya bersyukur, saya bisa bersama saudara semua yang jauh berjalan di sini. Duduk di sini karena kecintaan terhadap Rasulullah dan ingin meneladani. Semoga kita bisa jadi umat yang bisa teladani Rasulullah dan mencintainya,” ujarnya.

Gatot mengatakan, kedatangannya dalam acara tersebut merupakan wujud kecintaannya kepada Rasul dan warga Jakarta.

“Mengapa demikian ? Karena rasul selalu memberikan contoh tauladan kepada semua umatnya. Apa yang beliau lakukan apapun juga hanya 2, kasih dan sayang,” papar Gatot Nurmantyo.

Gatot Nurmantyo mengakui bahwa kehadirannya, karena bentuk kecintaannya terhadap keteladanan baginda Rasullah SAW.

“Hal ini lah yang terus disampaikan dan menyebarkan agama Islam ke seluruh dunia. Ini yang diajarkan Islam dan harus benar-benar kita tiru serta teladani,” lanjut Gatot.

Baca Juga  Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo Tampil dalam acara FGD di Senayan

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun hadir dalam acara yang digelar Majelis Rasulullah SAW ini.

Gubernur Anies mengapresiasi panitia Maulid yang telah menciptakan situasi yang kondusif dalam acara ini.

“Hadir di acara ini kita akan merasakan bahwa jamaah yang hadir dengan tenang dan semuanya hadir untuk dzikir dan insyaallah itu akan membuat suasana kota kita jadi lebih baik,” ujar Anies, Jumat.

Anies berharap, dengan diadakannya acara-acara semacam ini, akan tercipta kedamaian, ketenangan dan kenyamanan di kota Jakarta.

Setelah peraturan gubernur direvisi maka semenjak kini kawasan Monas dapat digunakan kembali untuk acara-acara keagamaan. (*)

Komentar

Berita Terbaru