oleh

Bertemu Presiden RI, Rocky Minta Biaya Korban Ledakan Sumur Ditanggung BPJS Kesehatan

PENANEGERI, Jakarta – Bupati Aceh Timur, H. Hasballah HM. Thaib, SH, yang akrap disapa Rocky, Rabu (30/5), bertemu dengan Presiden RI di Istana Negara, Jakarta.

Dalam pertemuan itu, Rocky menyerahkan surat resmi ke Presiden Joko Widodo yang isinya memohon agar diberlakukan asuransi bantuan kecelakaan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan terhadap korban kebakaran sumur minyak.

“Saya berharap Presiden RI Ir. H. Joko Widodo, untuk menanggulangi seluruh korban kebakaran sumur minyak melalui Asuransi Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Karena, selama ini seluruh biaya korban luka bakar dalam tragedy Pasir Putih dibebankan ke Pemkab Aceh Timur,” sebut Rocky, melalui keterangan persnya, Kamis (31/5).

Atas keseriusan dan kepedulian Pemkab Aceh Timur, permohonan melalui surat itu diserahkan Bupati Aceh Timur ke tangan Presiden Joko Widodo disela-sela Penyerahan Penghargaan Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) Award 2018, terhadap sejumlah Kepala Daerah di Istana Negara, Jakarta.

Dalam surat tersebut juga dijelaskan bahwa akibat kebakaran lokasi pertambangan di Desa Pasi Puteh, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, Provinsi Aceh, telah mengakibatkan 28 orang meninggal dunia dan 30 lainnya masih dirawat disejumlah rumah sakit di Aceh.

Baca Juga  Presiden Terima Kunjungan Kehormatan Imam Besar Al-Azhar

Menurut Rocky, seluruh korban mengalami luka bakar ini tidak memiliki BPJS, apalagi sebagian dari pekerja di lokasi pertambangan warga luar kecamatan setempat. Sehingga untuk sementara seluruh biaya ditanggung oleh Pemkab Aceh Timur.

Karena itu, pihaknya memohon kepada Presiden untuk dapat mengambil kebijakan agar para korban ini bisa ditanggunggulangi seluruh biaya yang timbul selama pengobatannya hingga sembuh nantinya melalui Asuransi BPJS Kesehatan.

Sebagaimana diketahui, jumlah korban berdasarkan data yang diperoleh dari pihak kecamatan setempat hingga Kamis (31/5) siang, berjumlah 58 orang dengan rincian 28 orang meninggal dunia dan 30 lainnya masih dalam perawatan pihak medis, baik rawat jalan atau rawat inap.

Komentar

Berita Terbaru