oleh

Bom Bunuh diri di Jalalabad Tewaskan Sedikitnya 10 Orang

PENANEGERI, Internasional – Selain sekitar 10 korban tewas, terdapat empat orang lainnya terluka dalam serangan bunuh diri di sebuah pos pemeriksaan di Jalalabad sebagai ibu kota provinsi Nangarhar tersebut, hari Selasa (10/7).

Sedikitnya 10 orang telah dilaporkan tewas dan empat lainnya terluka ketika seorang pembom bunuh diri meledakkan bomnya di sebuah pos pemeriksaan di kota Afghanistan timur Jalalabad.

Juru bicara gubernur provinsi Nangarhar mengatakan kepada Kantor berita Al Jazeera  bahwa di antara korban dalam serangan itu Selasa (10/7) adalah dua personel keamanan.

Sementara itu, situs berita yang berbasis di Kabul, Tolo News, melaporkan bahwa delapan korban jiwa lainnya adalah warga sipil.

Menurut Tolo News, beberapa toko dan kendaraan yang dekat dengan ledakan juga hancur dilalap api yang mengikuti ledakan itu.

Tidak ada kelompok yang segera mengklaim bertanggung jawab atas kekerasan tersebut.

Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar, telah menjadi tempat berbagai serangan baru-baru ini ketika pemberontak bersenjata meningkatkan aktivitas di wilayah yang bergolak itu.

Pasukan keamanan Afghanistan telah berjuang untuk memerangi kelompok Taliban dan kelompok ISIL/ ISIS sejak AS dan NATO secara resmi mengakhiri misi tempur mereka di negara itu pada tahun 2014 dan mengalihkan fokusnya  ke dukungan dan peran kontraterorisme.

Serangan sebelumnya  di Jalalabad terjadi pada pada 1 Juli yang menewaskan sedikitnya 19 orang.

Tahun lalu, AS berjanji untuk meningkatkan dukungannya terhadap pasukan Afghanistan, mengumumkan rencana untuk mengadakan  ribuan advisers (penasihat) tambahan dan meningkatkan serangan udara dalam upaya untuk memaksa Taliban untuk memasuki perundingan perdamaian. (*)

Komentar

Berita Terbaru