oleh

Bom Sisa Konflik Aceh masih banyak Tercecer

PENANEGERI, Lhokseumawe –  Anggota kepolisian berhasil mengamankan bom yang ditemukan warga di Desa Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (27/4). Bom seberat 15 kilogram dan diperkirakan berdaya ledak tinggi itu diduga bom sisa peninggalan konflik Aceh.

Awalnya, warga menemukan benda yang diduga Bom sisa konflik Aceh di lokasi galian C berlokasi di Dusun Seulanga Gampong Meuria Paloh Kecamatan Muara Satu, sekitar pukul 16.00 WIB kamis (27/4).

Warga yang khawatir bom ini bisa meledak kemudian melapor pada pihak kepolisian, dan Polisi pun bertindak cepat.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman melalui Kabag Ops Kompol Ahzan mengatakan, sebelumnya pihaknya menerima informasi dari masyarakat Desa Meuria Paloh Kecamatan Muara Satu bahwa saat menggali tanah ditemukan benda mirip bom.

Jadi,  warga yang sedang mengambil tanah timbunan di sekitar akar pohon kelapa dengan alat berat big hoe kemudian menemukan di sela akar ada sebuah benda logam berbentuk kerucut, warga yang khawatir kemudian melapor ke petugas.

“Saat alat berat bekerja tiba tiba terlihat sebuah benda yang di duga sebuah bom, mereka langsung mengambil benda tersebut untuk di letak kan di tempat yang lebih aman, selanjutnya mereka melaporkan kepada Kantor Kepolisian terdekat,” ungkap Kompol Ahzan.

Maka sekitar pukul 18.45 WIB, Benda tersebut berhasil diamankan oleh Tim Penjinak Bom Brimob.

Lanjutnya, pihaknya langsung mengerahkan personil ke lokasi dengan memasang garis police line untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta menghubungi pihak jibom untuk mengamankan benda tersebut,”paparnya. (*)

Komentar

Berita Terbaru