oleh

Bom Truk Guncang Distrik Diplomatik di Kabul

PENANEGERI, Desk Internasional – Sebuah ledakan besar mengguncang distrik diplomatik di Ibu Kota Afghanistan, Kabul, sehingga menyebabkan setidaknya 80 orang  warga sipil Afghanistan terbunuh, Rabu (31/5).

Sebuah bom truk meledak tepat di wilayah pusat distrik diplomatik Kabul, menewaskan sedikitnya 80 orang dan melukai ratusan lainnya.

Bom ini berdaya ledak kuat yang digambarkan oleh pejabat sebagai “salah satu yang terbesar” yang terjadi ibukota Afghanistan tersebut.

Sumber mengatakan serangan bunuh diri Rabu terjadi di dekat alun-alun Zanbaq, di distrik 10 Kabul, dekat dengan pertokoan dan restoran, serta kantor pemerintah dan kedutaan asing.

Seperti dilansir Reuters, Rabu (31/5), ledakan bom terjadi di dekat pintu masuk Kedubes Jerman yang pengamanannya ketat dan jalanannya biasanya dipadati kendaraan pada pagi hari. Ledakan dilaporkan terjadi pada Rabu (31/5) pagi, sekitar pukul 08.25 waktu setempat.

Tidak ada klaim tanggung jawab langsung atas peristiwa pemboman ini.

Kantor berita Al Jazeera memberitakan bahwa setidaknya 80 orang tewas dan lebih dari 300 orang terluka dalam serangan tersebut.  Korban tewas diperkirakan akan meningkat.

Baca Juga  Ledakan Ambulans Guncang Ibukota Afghanistan, Kabul

Korban tersebut tampaknya terutama adalah warga sipil Afghanistan dan tidak ada laporan langsung mengenai korban di antara staf kedutaan asing.

“Kawasan ini dijaga ketat dan biasanya ada kemacetan, hanya karena titik-titik yang dikendalikan keamanan di daerah tersebut,” kata Mushtaq Rahim, seorang analis independen dan komentator keamanan, kepada Al Jazeera dari Kabul.

“Dan itu adalah salah satu alasan utama mengapa kami memiliki begitu banyak korban sipil, karena kemacetan yang terjadi di wilayah itu.”

Video di tempat kejadian menunjukkan puing-puing yang terbakar, dinding dan bangunan yang hancur, dan mobil yang hancur, banyak orang yang tewas atau terluka di dalamnya.

Pejabat Prancis mengatakan bahwa kedutaan besar negara Perancis di Kabul Kabul rusak dalam serangan tersebut, namun tidak ada korban jiwa dari korps diplomatik Perancis.

Ambulans bergegas ke lokasi ledakan, sementara asap tebal bisa terlihat naik dari daerah tersebut.

Rumah dan toko ratusan meter dari lokasi ledakan rusak, dengan jendela dan pintu meniup engselnya.

Baca Juga  PBB Kecam Serangan Bom Mobil di Kabul

Beberapa saksi mata mengatakan bahwa ledakan bom ini sangat kuat. (*)

Komentar

Berita Terbaru