oleh

BPJS Kesehatan Aceh Timur Lakukan Pemeriksaan HBA1C dan Kimia Darah

-Aceh-34 views

PENANEGERI, Aceh Timur – BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Timur menyelenggarakan pemeriksaan hemoglobin A1c atau glycated hemoglobin (HBA1C) untuk pasien diabetes dan pemeriksaan kimia darah untuk pasien hipertensi, Kamis (18/10), di Puskesmas Idi Rayeuk, Aceh Timur.

Kegiatan yang diawali dengan senam program pengelolaan penyakit kronis (Prolanis) ini diikuti sebanyak 215 peserta yang merupakan anggota group Prolanis dari Puskesmas Idi Rayeuk, Puskesmas Darul Ihsan, Puskesmas Keude Gerobak dan Puskesmas Darul Aman, yang kemudian dilanjutkan pemeriksaan HBA1C dan kimia darah oleh Prodia.

Peserta prolanis tampak antusias mengikuti senam dan pemeriksaan HBA1C serta kimia darah.

Salah seorang peserta Prolanis, Ishak, mengaku senang dengan kegiatan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Timur ini. Dirinya mengaku dengan adanya pemeriksaan HBA1C ini dapat mengingatkan diri sendiri untuk mengontrol sejauh mana penyembuhan terhadap penyakitnya.

“BPJS Kesehatan hebat bisa membuat kegiatan seperti ini selain pemeriksaan dan pengobatan gratis, saya juga bisa mengingatkan diri sendiri untuk tetap melakukan pantangan terhadap apa-apa saja yang tidak boleh di makan, jadi kadar gula darah saya juga kembali normal,” ucapnya.

Baca Juga  Peserta Diklat Manajemen Kepegawaian Terima Sosialisasi Program JKN-KIS

Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Aceh Timur, Rustam, mengungkapkan, Prolanis merupakan upaya promotif dan preventif yang di lakukan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan kesehatan masyarakat yang memiliki riwayat penyakit kronis dengan sistem pelayanan kesehatan yang bersifat proaktif dalam rangka memelihara kesehatan peserta JKN-KIS untuk mencapai kualitas hidup yang optimal.

Dirinya mengharapkan agar peserta grup Prolanis tetap aktif melakukan kegiatan yang telah berjalan selama ini baik senam ataupun pemeriksaan HBA1C untuk penyakit diabetes melitus dan pemeriksaan kimia darah untuk penyakit hipertensi.

“Kemudian, pemeriksaan bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi penyakit, mengingat peserta prolanis merupakan peserta yang sudah berusia lanjut,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru