oleh

BPJS Kesehatan Laporkan Akun Medsos ke Polisi

PENANEGERI, Jakarta – BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) Kesehatan melaporkan dua akun media sosial di instagram ke Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri, karena akun-akun tersebut dinilai mencemarkan nama baik BPJS Kesehatan.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyatakan melaporkan akun media sosial itu ke Polisi karena dinilai mencemarkan nama baik BPJS Kesehatan.

“Hal ini terpaksa kami lakukan tak lain untuk mengedukasi masyarakat agar tidak terjebak dalam informasi yang salah, menghasut, memprovokasi, mencemarjan nama baik dan menyebarkan berita bohong,” ujar Fachmi di Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Akun Instagram @ifkarbirri dilaporkan karena mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan BPJS Kesehatan mengadakan acara makan malam di sebuah hotel mewah di Jakarta. Unggahan tersebut disertai caption yang menyebutkan BPJS Kesehatan berfoya-foya.

Akun kedua yang dilaporkan adalah @anisadestya. Akun ini menggunggah kembali unggahan akun sebelumnya.

Di Instagram, akun @ifkarbirri tersebut memposting acara dinner di sebuah hotel mewah di Jakarta. Dalam keterangan yang menyertainya, disebutkan BPJS Kesehatan tengah berfoya-foya.

Baca Juga  Plogging Walk Upaya BPJS Kesehatan Cabang Langsa untuk Jaga Lingkungan

“Apakah etis sebuah lembaga seperti @bpjskesehatan_ri yg menunggak pembayaran ke rsud-rsud mengadakan acara seperti ini? Dinner bpjs, fantastis, luar biasa..,” demikian bunyi penggalan posting tersebut.

“Apakah iya harus ada #gantibpjs2019 agar kau bisa sadar?” lanjut posting tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Fachmi Idris menyebut informasi yang disampaikan dalam posting tersebut adalah hoax yang mencemarkan nama baik BPJS Kesehatan.

Menurutnya, BPJS Kesehatan tidak pernah mengadakan dinner mewah yang dimaksud.

“Seluruh jajaran mengatakan itu (dinner mewah) bukan BPJS Kesehatan,” jelas Fachmi di Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

Fachmi menyayangkan adanya informasi tersebut, karena hal yang dituduhkan itu tidak benar.

“BPJS Kesehatan sebenarnya tidak antikritik. Kita sangat membutuhkan kritik membangun untuk kemajuan institusi,” kata Fachmi, ditemui di Bareskrim Mabes Polri, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (18/9).

“Tapi kalau beritanya hoax, tidak benar, kita juga ingin mendidik masyarakat,” lanjut Fachmi.

Kuasa hukum BPJS Kesehatan, La Ode Haris, SH, menyebut posting tersebut melanggar pasal 310 KUHP dan pasal 45 UU ITE.

Baca Juga  Selama Libur Lebaran, BPJS Kesehatan Tetap Berikan Pelayanan bagi Peserta JKN-KIS

“Dinner tersebut tidak pernah dilakukan oleh BPJS Kesehatan sehingga mencemarkan nama baik klien kami,” jelas La Ode. (**)

Komentar

Berita Terbaru