oleh

Bruce Arena Resmi Mengundurkan Diri dari Melatih Amerika Serikat

PENANEGERI, Sepakbola – Bruce Arena telah mengundurkan diri sebagai pelatih tim nasional Amerika Serikat setelah gagal membawa negaranya lolos ke Piala Dunia 2018.

Amerika Serikat gagal mencapai Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1986 setelah mengalami kekalahan 2-1 dari Trinidad & Tobago pada hari Selasa.

Hal itu juga membuat periode kedua Arena untuk tim nasional berakhir buruk, yang dimulai November lalu dan termasuk kemenangan di Piala Emas pada bulan Juli.

Serta mengatakan bahwa dia tidak yakin apa masa depann

ya seperti apa, Arena, yang mengeluarkan sebuah pernyataan seperti dilansir Soccer AS, Sabtu (14/10), bersikeras dia bersyukur atas kesempatan kedua untuk memimpin AS, meski berakhir dengan kekecewaan.

“Merupakan hak istimewa terbesar bagi pelatih manapun untuk mengelola tim nasional negara mereka, dan saat saya meninggalkan peran itu, saya merasa terhormat dan bersyukur memiliki kesempatan dua kali dalam karir saya,” ujar pria berusia 66 tahun itu.

Baca Juga  Amerika Serikat Menarik Diri dari UNESCO

“Ketika saya menerima pekerjaan itu November lalu, saya tahu ada tantangan besar di depan, mungkin lebih dari yang bisa dihargai kebanyakan orang. Semua orang yang terlibat dalam program ini memberikan semua yang mereka bisa selama 11 bulan terakhir dan, akhirnya kami gagal. Tidak ada alasan, kami tidak menyelesaikan pekerjaan dnegan baik dan saya bertanggung jawab,” tambahnya.

“Ini tentu saja merupakan kemunduran besar bagi tim nasional, dan pertanyaannya harus mengenai bagaimana kami bisa memperbaiki diri. Tidak diragukan lagi proses ini sudah dimulai dan akan berlanjut agar Sepakbola Amerika Serikat dapat berkembang. Karena itu, penting untuk mengenali pertumbuhan dan pencapaian luar biasa yang telah kami capai selama dua dekade terakhir di semua bidang, termasuk pengembangan pemain, pembinaan pendidikan dan liga profesional domestik yang stabil,” lanjut Bruce Arena.

“Pekerjaan ini sedang berlangsung dan meski hasilnya berakhir di Trinidad, olahraga ini berada di jalur yang benar. Dengan bekerja sama, saya yakin sepakbola di negara ini akan terus berkembang di tahun-tahun dan dekade ke depan,” sambungnya.

Baca Juga  Panglima TNI Ditolak Masuk ke Amerika Serikat

Tugas pertama Arena adalah dari tahun 1998 sampai 2006, di mana ia memimpin negara tersebut ke dua Piala Dunia dan mencapai perempat final di Korea Selatan & Jepang tahun 2002, serta memenangkan dua dari tiga Piala Emas pertamanya sebagai pelatih AS.

Komentar

Berita Terbaru