oleh

Buka Musabaqah Tunas Ramadhan 1439 H, Ini yang Disampaikan Mualem

PENANEGERI, Langsa – Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh menggelar Musabaqah Tunas Ramadhan 1439 H, Selasa (29/5) malam di Lapangan Merdeka Kota Langsa.

Acara itu dibuka secara resmi oleh Ketua Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Aceh Muzakir Manaf alias Mualem. Mantan Wakil Gubernur Aceh ini, dalam arahannya menyampaikan, tunas Ramadhan merupakan even tahunan yang dilaksanakan oleh Kwarda Aceh, namun panitia dan tempat pelaksanaannya yang berbeda.

“Pada malam yang berbahagia ini kita telah melaksanakan kegiatan tunas Ramadhan yang dilaksanakan disetiap tahunnya, akan tetapi panitia dan tempatnya yang berbeda, tahun kemarin di Aceh Selatan sekarag di Langsa,” sebut Ketua KONI Aceh ini.

Muzakir berharap, melalui kegiatan tersebut dapat memberikan kontribusi kepada agama dan bangsa.

“Kita dapat mengkaji, menilai diri kita sendiri untuk mengabdi kepada Allah dan negara ini, dan dapat menjalankan apa yang tersirat dan tersurat dalam menejalankan kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Walikota Langsa Tgk. Usman Abdullah, SE selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabag (Mabicab) Kota Langsa dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Musabaqah Tunas Ramadhan memilki arti yang sangat penting sebagai upaya melahirkan pramuka yang qurani.

Baca Juga  Kanwil Bea Cukai Aceh dan KPPBC Kuala Langsa Musnahkan Barang Bukti

“Bagi saya kegiatan ini memiliki arti yang penting, selain untuk memotivasi lahirnya kader-kader Qari-Qoriah dan Hafiz-Hafidzah namun yang paling penting kegiatan ini sebagai upaya kita melahirkan pramuka yang qur’ani” imbuhnya.

Pria yang akrab disapa Toke Seuum ini juga menyebutkan, selain untuk mengasah kemampuan disetiap cabang yang diperlombakan, hendaknya kegiatan tunas Ramadhan juga sebagai syiar dan dakwah islam.

“Meski kegiatan Musabaqah Tunas Ramadhan ini merupakan kegiatan yang telah menjadi agenda tahunan bagi pramuka Se-Kwarda Aceh namun hal tersebut jangan dianggap sebagai sebuah tradisi tanpa ada syi’ar dan dakwah Islam,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Waka Kwarnas Bidang Lingkungan Hidup,  Abdullah Sabur mengatakan, pihaknya akan menyuarakan ke pusat agar pelaksanaan Musabaqah Tunas Ramadhan dapat diikuti sampai ke tingkat nasional.

“Akan kita bawa ke tingkat nasional kegiatan ini, nanti di rapat pimpinan akan saya sampaikan, dan kegiatan ini digagas oleh Kwarda Aceh,” ucapnya.

Ketua Panitia, Tgk. Misnan, MA dalam laporannya mengatakan, kegitan tersebut berlangsung selama empat hari.

Baca Juga  Berduaan dengan Wanita, Kepala Bappeda Langsa Diamankan Warga

“Acara ini dilaksanakan selam empat hari, mulai tanggal 28 Mei sampai 1 Juni 2018,” ujarnya.

Dikatakannya, cabang yang diperlombakan pada Musabaqah Tunas Ramadhan yaitu, Tilawatil Quran untuk golongan penggalang putera dan puteri, Khatil Quran untuk golongan penggalang putera dan puteri dengan tulisan nasakh, golongan penegak putera dan puteri dengan tulisan hiasan mushaf, Syarhil Quran untuk golongan penegak, Fahmil Quran untuk golongan penggalang dan Tahfizh Quran untuk golongan penggalang putera dan puteri.

Misnan juga mengatakan total peserta yang ikut pada event tahunan ini berjumlah 448 orang yang terdiri dari 321 peserta, 110 orang Official dan 17 Pinkoncab, sementara jumlah Kabupaten/Kota yang mendaftar berjumlah 17 Kwartir Cabang.

Komentar

Berita Terbaru