oleh

Buktikan Terbebas dari Narkoba, DPRK Langsa Diminta Tes Urine

PENANEGERI, Langsa – Untuk mencegah adanya anggota DPRK Langsa yang terjerumus narkoba, Lembaga Swadaya Masyarakat Gadjah Puteh (LSM GP) meminta kepada Pimpinan DPRK Langsa dan BNN setempat untuk melakukan tes urine terhadap seluruh anggota legislatif tersebut.

Paska ditangkapnya Anggota DPR Aceh dari Partai Aceh, Jainuddin (37) terkait permasalahan narkoba jenis sabu beberapa waktu lalu, membuktikan bahwa narkoba bisa menjerat siapa saja termasuk pejabat publik.

“Tes urine sangat perlu dilakulan oleh BNN terhadap anggota DPRK Langsa, karena mereka wakil rakyat dan pejabat publik yang duduk di parlemen dan merupakan wakilnya masyarakat Kota Langsa, maka perlu dlakukan¬† urine agar anggota legislatif diyakini terbebas dari pengaruh narkoba,” demikian dikatakan Direktur Eksekutif LSM Gadjah Puteh, Sayed Zahirsyah Almahdaly kepada Penanegeri.com di kantornya, Sabtu (7/10).

Hal ini, sambung Sayed, bertujuan untuk menanggulangi sekaligus mengantisipasi adanya penggunaan narkoba, khususnya di lingkungan DPRK Langsa.

“Biar terbuka dan masyarakat juga tidak menduga-duga apalagi sampai memfitnah, sekaligus membutikan mereka bersih atau tidak dari narkoba,” tegas Sayed.

Baca Juga  Polri Ungkap Jaringan Narkotika Internasional

Lebih lanjut Sayed Zahirsyah mengatakan, tentunya siapapun yang telah mengkonsumsi narkoba dari jenis apapun, dipastikan jiwa dan pikirannya akan rusak, terlebih bila itu dilakukan wakil rakyat, pastinya tidak akan berfikir jernih lagi kedepannya demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat dan membangun Kota Langsa.

“Peran BNN Kota Langsa sangat penting untuk memproteksi aktivitas masyarakat, terutama para wakil rakyat yang menjalankan tugasnya dengan menggunakan uang rakyat,” sambungnya.

Sayed yang kerap disapa Waled itu juga menambahkan, anggita dewan ini menggunakan uang rakyat dalam menjalankan tugasnya, maka dari itu jangan sampai pemanfaatan uang rakyat ini untuk hal-hal yang bertentangan dengan hukum, terlebih bila dibawah pengaruh narkoba.

Ia juga meminta, hasil dari tes urine tersebut nantinya disampaikan secara terbuka ke publik.

“Agar rakyat mengetahui dan akan menjadi hukuman sosial bagi mereka yang terlibat,” tandas Waled.

Kendati demikian pihaknya yakin bahwa para wakil rakyat kota Langsa tidak terlibat barang haram itu.

Komentar

Berita Terbaru