oleh

Bupati Aceh Tamiang Terpilih Gencar Bersilaturahim

-Aceh-19 views

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Guna menghimpun masyarakat untuk bersatu kembali membangun daerah, Bupati Aceh Tamiang terpilih periode 2017-2022, Mursil, gencar melakukan silaturahim ditengah-tengah masyarakat Aceh Tamiang menjelang pelantikannya pada bulan Desember mendatang.

Saat acara ngopi bareng di Cafe Lintas Kupi, Karang Baru, Aceh Tamiang, Selasa (31/10) Mursil mengatakan, dirinya menginginkan semua pihak bersatu kembali membangun Aceh Tamiang pasca Pilkada kemarin.

“Jangan disimpulkan dengan anggapan negatif silaturahmi yang saya lakukan, selama ini kita punya kesibukan masing-masing, sehingga baru kali ini saya sempat duduk kembali bersama masyarakat,” ujar Bupati Aceh Tamiang terpilih itu.

Mursil yang hadir bersama Wakilnya Tgk Insyafuddin dan turut didampingi para pendukung setianya yakni Udin KS, Anto, Wahid dan Wak Sol, berencana akan terus membaur dengan masyarakat dari tempat satu ke tempat yang lain. Di bulan Oktober ini, pihaknya telah dua kali menggelar acara ngopi bareng. Mursil memilih warung kopi karena disitu sebagai wadah berkumpulnya segala macam komunitas dari beragam elemen masyarakat.

Baca Juga  Beko Milik UPTD Aceh Tamiang Tenggelam di Areal Tambak

Amatan Penanegeri.com, mantan Kepala Kanwil BPN Aceh ini terlihat lepas saat berinteraksi langsung melakukan tanya jawab kepada mahasiswa, wartawan dan masyarakat. Ia juga mengungkapkan janji visi dan misi saat kampanye untuk ditunaikan setelah ia dilantik menjadi orang nomor 1 di Bumi Muda Sedia. Sejumlah program strategis yang dibicarakan yakni infrastruktur, meningkatkan pelayanan PNS, mendidik dan memberdayakan pelaku UKM serta mengangkat harkat dan martabat kaum petani, nelayan dan buruh.

Putera Tamiang ini menegaskan tidak akan melakukan jual beli jabatan setelah dirinya dilantik sebagai Bupati. Jual beli jabatan kepada calon Kepala SKPK menurutnya tidak dibenarkan. Justru pihaknya sepakat akan melakukan lelang jabatan melalui panitia seleksi (pansel).

Bupati Aceh Tamiang Terpilih

“Untuk menghindari jual beli jabatan, kita akan membentuk pansel guna melakukan lelang jabatan. Karena jual beli jabatan itu tidak dibenarkan,” tegasnya.

Mursil juga menepis isu bahwa bupati dan wakil bupati terpilih kerap tidak pernah hadir ketika diundang pihak eksekutif Aceh Tamiang dalam berbagai kegiatan. Ada alasan tertentu mengapa dirinya tidak hadir dalam undangan eksekutif seperti peringatan Hari Kemerdekaan RI ke 72 dan HUT Aceh Tamiang.

Baca Juga  Tak sesuai Gambar, Proyek RSS Tetap Dibangun

Mursil bercerita pernah ada pengalaman ketika ia hadir dalam acara HUT Aceh Tamiang. Sebelumnya posisi duduknya berada di barisan paling depan. Tiba-tiba pihak panitia atau protokoler memintanya untuk pindah tempat duduk yaitu sejajar dengan tamu lainnya dibelakang.

“Saya ini kan bupati terpilih, dipilih secara langsung oleh puluhan ribu masyarakat Aceh Tamiang, kan tidak pantas kalau saya di undang lalu ditempatkan dibelakang. Harusnya bupati terpilih sudah sejajar dengan bupati yang sedang menjabat,” sesalnya sembari mengklarifikasi disebut-sebut enggan menghadiri undangan dari eksekutif Aceh Tamiang.

Atas kejadian yang dialaminya tersebut, Mursil menegaskan akan mengecek dan membenahi keberadaan protokoler yang dianggap lalai dalam menjalankan tugasnya.

Komentar

Berita Terbaru