oleh

Bupati Aceh Tamiang Tinjau Lokasi Banjir dari Tenda Posko

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, H Mursil, SH, M.Kn dan Wakilnya H T Insyafuddin, ST bersama Ketua DPRK Fadlon didampingi unsur Kepala SKPK terkait usai sholat Juma’at (5/1) sekitar pukul 14.15 WIB turun kelokasi memantau kondisi banjir di Desa Gelung, Kecamatan Seruway, Kabupaten setempat.

Amatan Penanegeri.com dilokasi banjir, kepala daerah yang baru dilantik tersebut langsung dikerumuni ratusan warga Gelung yang telah mengungsi sementara di Kantor Datok Penghulu setempat.

Sayangnya, kehadiran orang nomor satu di Bumi Muda Sedia tersebut berlangsung singkat tak lebih dari satu jam. Bahkan, Mursil tidak sempat meninjau langsung tanggul sungai yang jebol. Bupati dan wakilnya hanya menyaksikan banjir dari bawah tenda di Posko bencana di halaman Kantor Datok Penghulu Desa Gelung sambil menyerahkan bantuan makanan secara simbolis kepada warga korban banjir.

Banjir Seruway

Selanjutnya, Mursil dan rombongannya bergegas pulang. Padahal masih banyak warga yang rela antri menyaksikan kehadirannya berdiri di badan jalan aspal yang tergenang air setinggi betis orang dewasa tersebut.

Baca Juga  Tak Puas Hasil Panen, Petani Aceh Tamiang Gunakan Pupuk Non Subsidi

ketika disinggung kenapa Bupati tidak melihat tanggul yang jebol, Camat Seruway, Husaini, SH kepada Penanegeri.com di lokasi banjir, Jumat (5/1) pukul 15.20 WIB mengatakan, peninjauan tanggul yang jebol tidak begitu urgen, disamping itu kondisi menuju tanggul tidak memungkinkan Bupati menuju ke lokasi. Warga Gelung sudah merasa puas Bupati Mursil mau mengunjungi desanya yang dilanda banjir meskipun tidak sempat melihat tanggul yang jebol, namun sudah mengetahui kondisi yang sebenarnya.

“Kondisi tidak memungkinkan untuk pergi ke tanggul itu. Tapi Bupati sudah memerintahkan Dinas PUPR pada hari Senin depan agar melakukan survey lokasi untuk langkah-langkah perbaikan tanggul yang jebol,” terangnya.

Camat Seruway, yang di dampingi Sekretaris Camat (Sekcam), Cakra Agie W juga menambahkan, sejauh ini pemda Aceh Tamiang sudah menanggulangi kebutuhan utama bagi para korban banjir dari menyediakan tempat pengungsian dan dapur umum. Bantuan logistik makanan juga telah disalurkan termasuk pakaian dan obat-obatan.

“Kedatangan pak Mursil tadi sekalian mendata korban banjir Gelung untuk memberikan bantuan logistik dan keperluan lain kepada warga yang berhak dan pantas menerima,” tandas Husaini.

Komentar

Berita Terbaru