oleh

Carlo Ancelotti Buka Peluang Kembali ke Serie A

PENANEGERI, Sepakbola – Carlo Ancelotti mengatakan bahwa dia tertarik untuk kembali ke Serie A di tengah rumor dengan AC Milan, sementara dia tidak membantah kemungkinan ke Juventus.

Ancelotti belum kembali melatih sejak dipecat oleh Bayern Munich pada bulan September, setelah kekalahan dari PSG di Liga Champions.

Pria berkebangsaan Italia itu sangat terkait dengan Milan sebelum klub tersebut secara mengejutkan mengangkat Gennaro Gattuso sebagai pelatih itm senior berikut pemecatan Vincenzo Montella.

Ancelotti juga dianggap sebagai favorit untuk menggantikan Gian Piero Ventura menyusul kegagalan tim nasional Italia untuk lolos ke Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak 1958.

Namun pria 58 tahun, yang mengkonfirmasi pembicaraan dengan Federasi Sepakbola Italia (FIGC), ingin tetap terlibat dalam klub sepakbola.

“Selama beberapa bulan terakhir saya telah dikaitkan dengan berbagai macam rumor, seperti Kroasia, Arab Saudi, China hingga Milan, tapi saya belum pernah berbicara dengan direktur baru Milan,” kata Ancelotti kepada La Domenica Sportiva, dilansir Sky Sport pekan lalu.

“Saya akan mengatakan bahwa Serie A adalah yang paling menarik di Eropa saat ini, karena ada banyak kompetisi, tidak seperti di Prancis. Ada dominasi klub yang bisa dihitung dan sulit untuk tim lebih rendah berkembang,” tambahnya.

Ketika ditanya tentang potensi kembali ke Juventus, di mana ia mengambil kendali dari tahun 1999 sampai 2001, Ancelotti menngatakan, semua orang tahu seperti apa masa lalunya.

“Jadi saya tidak ingin melawan masa lalu. Saya menyukai Andrea Agnelli, (presiden Juventus) karena ada hubungan baik sejak kecil,” tambahnya.

Ancelotti kemudian memberi saran pada Gattuso, yang tidak mampu menginspirasi Milan dalam pertandingan pertamanya ketika ditahan imbang 2-2 oleh Benevento.

“Pelatih ada di sana untuk disalahkan bila ada yang tidak beres, saya akan memberi tahu Gattuso satu hal: lebih baik kalah menggunakan gagasan Anda daripada tenggelam dengan gagasan orang lain,” terang Ancelotti.

“Apapun keputusan yang Anda buat, jika klub tidak melindungi Anda, berarti Anda sudah mati. Jika Anda menjatuhkan pemain, dia pergi ke klub untuk mengeluh dan mereka mendukungnya, Anda akan kehilangan dukungan pemain lain,” lanjutnya.

“Saya mengalami hal semacam itu, menurut media, saya dipecat oleh Bayern karena saya memiliki lima pemain besar yang melawan saya,” tandas Ancelotti.

Komentar

Berita Terbaru