oleh

Dalam Sepekan, Satresnarkoba Polres Galus Ungkap 3 Jaringan Narkotika

PENANEGERI, Gayo Lues – Dalam sepekan ini, Satresnarkoba Polres Gayo Lues (Galus) berhasil mengungkap tiga kasus narkotika. Bahkan dari ketiga kasus itu, petugas juga berhasil mengamankan tiga tersangka beserta barang bukti, diantaranya, tersangka berinisial MR (50), yang diamankan pada 10 September 2018 sekira pukul 17.00 WIB.

Hal itu diungkapkan Waka Polres Gayo Lues, Kompol Andiyono yang didampingi Kasat Resnarkoba, Iptu Budi Eka Putra dan KBO, Ipda H Andreas Ginting, SH serta Kasubag Humas Aiptu Dalimunthe, saat menggelar konfrensi pers bersama awak media yang bertugas di Kabupaten Negeri Seribu Bukit dan Seribu Hafidz, di Aula Mapolres setempat, Senin (17/9).

Dijelaskan, bahkan dari tersangka ini turut diamankan barang bukti berupa, 1 bungkus narkotika jenis ganja siap edar dengan berat 400 gram.

“Tersangka ini diancam dengan pasal 114 ayat (1) jo 111 ayat 1 Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan maksimal 20 tahun sampai seumur hidup,” papar Waka Polres Galus.

Waka Polres menambahkan, pihaknya juga berhasil mengamankan seorang ibu rumah tangga, yang berprofesi pedagang, berinisial IL (50) di kediamannya di Desa Panglima Linting Kecamatan Dabun Gelang, pada Kamis 13 September 2018 sekira pukul 13.00 WIB.

Barang bukti yang berhasil diamankan dari tersangka IL ini, diantaranya, 21 bungkus kristal bening sabu, dengan rincian, 3 bungkus paket besar, 11 bungkus paket sedang dan 7 bungkus paket kecil, dengan total berat 22,75 gram.

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009, tentang narkotika dengan ancaman hukuman minimal 6 tahun penjara, maksimal 20 tahun sampai seumur hidup atau hukuman mati.

Jajaran Polres Gayo Lues, lanjut Waka, juga berhasil mengamankan tersangka berinisial SD (37) warga Kutelintang Kecamatan Blangkejeren pada Minggu (16/9) sekira pukul 16.30 WIB, di Kampung Penosan Kecamatan Blangjerango.

“Dari tangan tersangka ini, polisi berhasil mengamankan barang bukti dompet, yang berisikan 14 bungkus narkotika jenis sabu, yang masing-masing dibungkus plastik warna putih bening, dengan berat keseluruhan, 5,05 gram,” ujarnya.

Atas perbuatannya, terang Waka, tersangka dijerat dengan pasal 114 ayat 2 jo pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika, dengan ancaman hukuman minmal 5 tahun penjara, maksimal 20 tahun hingga seumur hidup.

Komentar

Berita Terbaru