oleh

Di Langsa, Harga Bawang Merah Melonjak

PENANEGERI, Langsa – Sejak memasuki bulan suci Ramadhan 1439 H, harga bawang merah di pasar Langsa melonjak dari harga biasanya. Sementara, harga kebutuhan pokok lainnya masih stabil.

Salah seorang pedagang, Iskandar (42) kepada Penanageri.com, Minggu (27/5) menuturkan, saat ini harga bawang merah mencapai Rp 35.000 per kilogram, biasanya hanya Rp 28.000 per kilogram. Sedangkan harga bawang merah bombay masih stabil yakni Rp 18.000 per kilogram.

“Karena harga bawang merah yang biasa harganya tinggi, maka sekarang masyarakat lebih banyak membeli bawang merah jenis bombay,” tuturnya.

Menurut Iskandar, kenaikan harga bawang merah ini, dikarenakan pasokan yang selama ini sangat minim. Sementara, untuk harga kebutuhan lainnya masih stabil, seperti cabai merah dan cabai hijau seharga Rp 20.000 per kilogram.

Untuk, harga cabai kecil (rawit) juga masih stabil yakni diharga Rp 24.000 per kilogram, kentang Rp 8.000 per kilogram.

“Diperkirakan produk hortikultura ini baru akan mengalami kenaikan saat 20 puasa Ramadhan, atau menjelang lebaran Idul Fitri,” tandasnya.

Baca Juga  Harga Bawang Merah di Lhokseumawe Anjlok, Harga Cabai Rawit Meroket

Terkait naiknya harga bawang merah ini membuat konsumen mengeluh. Salah seorang pembeli yang ditemui di pasar Langsa, Lisa (36) mengatakan, bawang merah merupakan bumbu dapur yang tidak pernah bisa lepas dari setiap masakan. Sehingga, di saat harganya naik seperti sekarang ini, ia tetap membelinya.

Lisa juga menambahkan, bawang merah dinilai sebagai bumbu dapur yang wajib tersedia, jadi hampir setiap masakan menggunakan bawang merah.

“Waktu harga masih murah, beli bawang Rp 5.000 bisa untuk dua macam bumbu masakan. Sekarang cuma cukup satu masakan aja,” ujar Lisa sembari mengatakan mudah-mudahan pemerintah bisa menormalkan kembali harga semua kebutuhan pokok.

Komentar

Berita Terbaru