oleh

Diduga Penculik Anak, Seorang Wanita Diamankan Petugas

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Seorang wanita warga Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo, Sumatera Utara berinisial FI boru Bangun (43) diamankan warga Kampung Landuh dan sempat dihakimi massa karena dicurigai sebagai penculik anak, di Dusun Garuda, Desa Landuh, Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Rabu (29/3) sekitar pukul 19.00 WIB.

Akibat dari kejadian itu, terduga FI mengalami luka lecet di kepala bagian kiri karena terkena tendangan dan pukulan dari sejumlah massa yang merasa geram dan spontan menghakiminya. Sesaat setelah diamankan di Kantor Desa Landuh, perangkat Desa beserta petugas Polsek langsung mengamankan terduga FI ke Mapolsek Rantau guna menghindari amuk massa.

Kapolsek Rantau AKP Marasaid Sagala, SH kepada Penanegeri.com, di kantornya, Kamis (30/3) membenarkan telah mengamankan terduga FI. Sebelumnya, sekitar 2 (dua) minggu yang lalu FI pernah mengalami kejadian yang sama seperti ini.

“Pengakuan FI, 2 minggu lalu juga pernah ditangkap oleh warga Besitang karena diduga sebagai penculik anak,” ujar Kapolsek menirukan pengakuan terduga FI.

Baca Juga  Omzet Pedagang Peci di Aceh Tamiang Menurun

Dikatakan Kapolsek, alasan terduga berada di Aceh Tamiang hanya untuk jalan-jalan saja. FI sempat berdagang sayur dan pisang di pajak pagi Kuala Simpang.

“Terduga mengaku ingin pulang ke Berastagi akan tetapi tidak punya ongkos, karena sebagian hartanya sudah dirampas oleh pemuda Besitang pada saat dirinya ditangkap warga setempat tempo hari,” Sambungnya.

Marasaid menambahkan, dari keterangan saksi SY (50) warga Dusun Garuda, Desa Landuh menerangkan, bahwa saksi melihat terduga berada di semak-semak belakang rumahnya, Rabu (29/3) sejak pukul 11.00 hingga 18.40 WIB.

“Saksi melihat tindakan yang dilakukan terduga hanya duduk dan jongkok di bawah pohon mangga dan sesekali mencabuti rumput,” tutur Kapolsek berdasarkan hasil keterangan saksi.

Sementara itu, keterangan saksi AM (55) yang juga warga Dusun Garuda menyatakan, sekitar pukul 18.35 WIB, sempat bertanya kepada terduga dikarenakan sikap terduga yg mencurigakan berada di semak-semak, kemudian terduga pun menerangkan bahwa dirinya merupakan warga Besitang dan alasan terduga berada di semak-semak karena sedang mencari rumput.

Baca Juga  Camat Banda Mulia Terima LPPD dan LKPPD Secara Serentak

“Selanjutnya saksi berserta beberapa warga Dusun Garuda meminta bantuan kepada warga yang melintas untuk mengamankan terduga FI dan dibawa ke kantor Desa Landuh guna menghindari hal-hal yg tidak dinginkan,” terang Marasaid berdasarkan keterangan saksi AM.

Menurut Kapolsek, berdasarkan keterangan sejumlah saksi lainnya, terduga mengalami sedikit gangguan jiwa dan tidak ada bukti kuat yang mengindikasikan FI sebagai pelaku penculikan anak.

“Saat ini terduga masih diamankan di Polsek, namun tidak di tahan dalam sel. Kami sedang berkordinasi​ dengan Dinas Sosial Kabupaten Aceh Tamiang guna mengambil langkah selanjutnya,” tutup perwira Polri berpangkat AKP ini.

Komentar

Berita Terbaru