oleh

Dilintas Dump Truk Proyek, Jembatan Tanjung Mulia Makmur Bireuen Ambruk 

PENANEGERI, Bireuen – Diduga akibat sering dilintasi dump truk pengangkut bahan meterial bangunan, sebagian ruas jembatan di Gampong Tanjong Mulia, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen ambruk, Sabtu (29/9) sekira pukul 16.30 WIB.

Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu, sementara jembatan dengan panjang 3 meter dan lebar 7 meter itu, sebagian rusak parah dan tak bisa dilintasi.

Keuchik Tanjong Mulia melalui Kaur gampong setempat, Yuzli kepada Penanegeri.com, Sabtu (29/9) sore menduga, ambruknya jembatan di gampongnya itu setelah dump truk melitas karena sedang melaksanakan pembangunan.

“Selama beberapa hari ini, jembatan di gampongnya ini sering dilintasi dump truk yang sedang mengerjakan pembangunan jalan, perbatasan Ara Lipeh – Sukarame, Makmur,” katanya.

Menurut Yuzli, informasinya pembangunan jalan tersebut dilaksanakan melalui Dana Ostus dan dikerjakan pihak oleh kontraktor Bireuen, dan sering disapa Nyak Li.

“Memang jembatan yang ambruk ini merupakan arah jalan satu-satunya dari Tanjong Mulia ke Gampong Ara Lipeh, sehingga sangat dibutuhkan bagi masyarakat,” terangnya.

Warga masyarakat sangat mengharapkan, agar jembatan yang ambruk ini segera dibangun baru, sebab jembatan ini satu-satunya akses jalan bagi warga Tanjong Mulia dan Ara Lipeh.

Baca Juga  Median Dua Jalur Jalan T Hamzah Bendahara Bireuen Terlalu Tinggi

Ditempat terpisah, pelaksana pembangunan jalan perbatasan Ara Lipeh – Sukarame, H Adli  Ibrahim (Nyak Li) yang dihubungi terpisah melalui telepon selulernya membenarkan, kalau pihaknya yang mengerjakan pembangunan jalan diperbatasan Ara Lipeh-Sukarame, Mukmur.

“Terkait laporan itu, kami akan cek kembali, apakah jembatan tersebut ambruk karena dilintasi truk  kami. Bila memang disebabkan kerena dilintasi dump truk proyek, maka segera kita perbaiki,” tandasnya.

Komentar

Berita Terbaru