oleh

Ditangkap, Pelaku Pengunggah Video Persekusi Massa terhadap Sepasang Kekasih

PENANEGERI, Tangerang – Pelaku pengunggah video aksi persekusi massa warga terhadap sepasang kekasih yakni RN (28) dan MA (20) di Kampung Kadu RT 07/RW 03 Sukamulya, Cikupa, Tangerang, Sabtu (11/11) malam, akhirnya dibekuk polisi.

Pelaku ini ternyata seorang pemuda berusia 18 tahun berinsial GS, telah dibekuk oleh jajaran Tim Cyber Polresta Tangerang.

Pelaku GS (18) ini di akun media sosial mengunggah video aksi persekusi oleh sekelompok warga terhadap pasangan kekasih di Cikupa, Tangerang yang terjadi Sabtu (11/11) lalu.

“Setelah melalui serangkaian penyelidikan yang mendalam, pengunggah video persekusi akhirnya bisa kami tangkap di rumah kontrakannya di kawasan Jatiuwung, Senin kemarin,” kata Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif, pada hari Kamis (23/11).

Dalam kamus Bahasa Indonesia, arti persekusi/per•se•ku•si/ /pérsekusi/ : “pemburuan sewenang-wenang terhadap seorang atau sejumlah warga dan disakiti, dipersusah, atau ditumpas. Memersekusi/me•mer•se•ku•si/ artinya menyiksa, menganiaya: tanpa memikirkan lagi keadilan atau kemanusiaan, mereka”

Bukan hanya itu, tragedi persekusi (main hakim sendiri) massa warga terhadap sepasang kekasih ini juga dilanjutkan dengan mengarak sepasang kekasih ini dalam keadaan telanjang hanya memakai pakaian dalam.

Baca Juga  Pelaku Penganiayaan terhadap KH Umar Basri telah Ditangkap

Aksi persekusi ini mencuat setelah video aski persekusi massa ini menjadi viral. Massa warga terlihat dalam video yang terlanjur viral itu melakukan aksi massa main hakim sendiri terhadap pasangan kekasih RN dan MA.

Pihak kepolisian mengatakan, GS menyebarkan video tersebut melalui akun Facebook-nya hingga kemudian menjadi viral di beberapa media sosial termasuk Facebook dan Instagram.

Viralnya video tersebut, lanjut dia, menjadi salah satu faktor yang membuat sepasang kekasih itu menderita tekanan mental dan psikis.

Dari penangkapan GS, polisi mengamankan barang bukti berupa telepon genggam dan SIM card.

Atas perbuatannya tersebut, GS dijerat Pasal 45 juncto Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman enam tahun penjara.

Sementara itu pasangan kekasih  R (28) dan M (20) kini telah resmi menjadi suami istri. Pasangan ini  sebelumnya adalah korban persekusi disertai kekerasan oleh sejumlah warga di Cikupa beberapa waktu lalu.

Keduanya telah menikah pada Selasa (21/11) malam kemarin dilaksanakan di rumah orangtua R, di daerah Tigakarsa, Tangerang. Nampak dalam foto , R menggunakan pakaian putih serta peci. Sedangkan M menggunakan kerudung biru disertai pakaian biru dengan motif bunga-bunga. (*)

Komentar

Berita Terbaru