oleh

Diterkam Buaya, Seorang Warga Seruway Meregang Nyawa

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Saiful Bahri (40), warga Desa Sungai Kuruk I Kecamatan Seruway, Kabupaten Aceh Tamiang, Jumat (20/4) sekitar pukul 23.30 WIB, meregang nyawa diterkam buaya di Sungai Alur Pinang, Desa Sungai Kuruk III, Kecamatan Seruway.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian, kepada wartawan, Sabtu (21/4) menyampaikan, korban diterkam buaya saat menjala udang bersama temannya Dak’am.

Kapolres menjelaskan, berdasarkan keterangan Dak’am, saat itu korban sedang menjala udang di pinggir sungai. Namun, tiba-tiba, Dak’am melihat seokor buaya dengan cepat naik ke pinggir sungai dan langsung menerkam korban, lalu menyeretnya ke sungai dan menenggelamkannya.

“Dak’am memberitahukan ke Datok Sungai Kuruk III, Saiful dan yang bersangkutan meneruskan informasi itu ke Datok Sungai kuruk I Naharuddin yang kemudian menghubungi Babhinkamtibmas Sungai Kuruk I, Bripka Cut Nasrullah,” ujarnya.

Setelah mendapat laporan itu, tambah Kapolres, Bhabinkamtibmas menghubungi Kapolsek Seruway, Ipda Muhammad Rizal dan selanjutnya beserta 4 personel Polsek dan 3 personel Koramil meluncur ke lokasi kejadian Sungai Alur Pinang, Sungai Kuruk III.

Baca Juga  Polres Aceh Tamiang Bekuk 2 Pemilik Sabu dan Ekstasi

Setibanya dilokasi kejadian, petugas dari Polsek dan Koramil Seruway dibantu warga setempat langsung melakukan pencarian disekitar lokasi kejadian dengan menggunakan kapal katrol milik warga setempat. Selama satu jam melakukan pencaharian, tim belum juga menemukan korban.

Saat itu, sambung Kapolres, warga yang ikut mencari korban menyarankan supaya melakukan penembakan kedalam air sebanyak 3 kali dan selanjutnya Kapolsek memerintahkan anggotanya yang membawa senjata laras panjang, Brigadir Alippia untuk melakukan penembakan ke dalam air sebanyak 3 kali.

Pascadilakukan penembakan itu sekitar 5 menit kemudian, tepatnya Pukul 00.45 WIB, tiba-tiba korban timbul kepermukaan air atau sekitar 5 meter dari kapal katrol. Selanjutnya, korban diangkat ke dalam kapal katrol untuk dibawa ke darat. Dengan menggunakan mobil Ambulance Puskesmas Seuruway, korban dibawa pulang ke rumah duka, Desa Sungai Kuruk I, Kecamatan Seuruway, Kabupaten Aceh Tamiang.

Sementara itu, Sekretaris Camat (Sekcam) Seruway, Cakra Agie Kepada Penanegeri.com, Sabtu (21/4) mengatakan, selama bertugas di Seruway dirinya pernah beberapa kali menerima informasi dari warga, bahwa mereka melihat buaya di sekitar perairan sungai Kuruk.

Baca Juga  Ratusan Karyawan PT Semadam Geruduk Kantor Bupati Aceh Tamiang

“Dua tahun bertugas di Seruway, lebih dari tiga kali mendengar info dari warga telah melihat buaya. Namun, untuk korban serangan buaya baru kali ini terjadi disini,” tuturnya.

Cakra juga berpesan agar masyarakat yang beraktifitas di wilayah pesisir seruway agar selalu waspada dan berhati-hati.

“Terutama di alur-alur yang berada di kampung pusong kapal, karena perairan tersebut masih banyak buaya-nya,” tandas Cakra sembari mengatakan untuk penyerangan buaya yang baru terjadi ini masih belum diketahui apakah buaya tersebut memang memangsa atau merasa keberadaannya terancam.

Komentar

Berita Terbaru