oleh

The Doctor Incar Gelar KE-10

PENANEGERI, Moto GP – Juara dunia sembilan kali termasuk tujuh kali kelas utama, Valentino Rossi (The Doctor) benar-benar merupakan salah satu pembalap terbesar sepanjang sejarah Moto GP.

Kemenangan 115 di ajang GP, 225 podium dan 64 pole position di semua kelas membuat dia mendapat julukan “GOAT” yang terbesar sepanjang masa, sebuah penghargaan yang benar-benar pantas dia dapatkan, tapi masih ada satu target yang lolos darinya. Akankah tahun 2017 membuatnya menjadi juara dunia kesepuluh kalinya ?

Sekarang di musim ke-22 dalam Kejuaraan Dunia, ‘The Doctor’ masih bertekad untuk memenangkan balapan, meski kini dia berusia 38 tahun.

Ketika Rossi mengangkat gelar kesembilannya di tahun 2009, hanya sedikit yang bisa menduga bahwa dia masih akan mengendarai motor delapan tahun kemudian.

Apalagi dia masih berpeluang memenangkan balapan dan menantang gelar juara, dengan finish sebagai runner-up dalam tiga musim terakhir.

Untuk menjaga agar dirinya termotivasi, dia sekarang berlatih setiap hari dengan pembalap muda Italia yang dilatihnya melalui skema Academy VR 46.

Baca Juga  Yamaha Ingin Perpanjang Kontrak "The Doctor"

Musim debut Rossi di Kejuaraan Dunia 125cc adalah pada tahun 1996 dan pada tahun berikutnya ia memenangkan gelar pertamanya, sebelum pindah ke kelas 250cc pada tahun 1998.

Setelah mengambil satu tahun untuk belajar di kelas tersebut, ia mengangkat mahkota juara 250cc pada tahun 1999.

Dia kemudian membuat melangkah ke kelas utama di tahun 2000, mengikuti pola yang sama dalam setahun untuk mengenal kelas lebih tinggi, sebelum akhirnya mendominasi olahraga itu antara 2001-2005, memenangkan lima gelar kelas utama berturut-turut berturut-turut.

Dia kemudian kalah di pada tahun 2006 dari pembalap asal Amerika Serikat, Nicky Hayden, pada balapan terakhir musim itu sebelum pembalap muda asal Australia, Casey Stoner, mengalahkannya pada tahun 2007.

Banyak yang mengira pada saat itu Rossi melewati masa puncaknya, bahwa dominasi pembalap asal Italia itu dianggap sudah berakhir namun dia kembali memenangi Kejuaraan Dunia kedelapan di tahun 2008 dengan cara lebih sensasional, meski kedatangan rekan setimnya yang baru dalam bentuk Jorge Lorenzo.

Baca Juga  Yamaha Ingin Perpanjang Kontrak "The Doctor"

Kemudian juga, Rossi mengangkat gelar juara sembilan di tahun 2009 saat ia mengalahkan Lorenzo.

Musim 2010 membuat Lorenzo dinobatkan sebagai juara, sebelum Rossi pindah ke Ducati untuk musim 2011 dan 2012.

Ini adalah dua tahun yang buruk bagi ‘The Doctor’ ketika Lorenzo meraih dua kemenangan dalam tiga tahun, sebelum Rossi kembali ke tim Yamaha pada tahun 2013 dan bermitra dengan Lorenzo.

Sayangnya, ini juga merupakan tahun dimana Marc Marquez bergabung dalam kejuaraan tersebut. Pembalap Spanyol itu menjadi ancaman baru bagi Rossi dan berhasil mengangkat gelar di musim debutnya.

Pada tahun 2014, dia menjadi runner-up tepat dibawah Marquez, saat pembalap Spanyol itu memenangkan sepuluh balapan pertama dan Rossi finish di tempat kedua dan tertinggal 67 poin di belakang Marquez.

Sepertinya Rossi bisa mengangkat gelar kesepuluh di tahun 2015, tapi ia absen karena tertinggal 5poin pada Lorenzo setelah grand final yang dramatis di Valencia.

Pada 2016 Rossi sekali lagi akan mendekati, kehilangan Marquez yang bangkit kembali dengan 49 poin.

Baca Juga  Yamaha Ingin Perpanjang Kontrak "The Doctor"

Bisakah tahun 2017 menjadi tahun ‘sempurna’ bagi Rossi? Sekali lagi Rossi memiliki rekan setim yang lapar kemenangan seperti Maverick Viñales untuk bersaing melawannya, begitu pula saingan berat seperti Marquez dan Lorenzo.

Setelah tiga podium di tiga balapan pertama, Rossi memimpin klasemen. Sebuah penurunan performa terjadi selama beberapa putaran berikutnya membuat banyak pihak yang mempertanyakan apakah 2017 benar-benar menjadi tahunnya.

Namun, dia bangkit kembali dengan kemenangan pertamanya musim ini di Assen dan dia berada di urutan keempat dalam klasemen kejuaraan dengan mengumpulkan 119 poin, hanya tertinggal sepuluh poin dari Marquez yang memimpin klasemen saat ini.

Komentar

Berita Terbaru