oleh

Dua Orang Tewas dalam Aksi Demo “Day Of Rage”

PENANEGERI, Internasional – Sedikitnya dua warga Palestina telah terbunuh dan lebih dari 767 orang lainnya dirawat akibat cedera dalam aksi demo “Day of Rage” di Gaza, Palestina.

Sekolah-sekolah Palestina juga mengumumkan penutupan sekolah sementara.

Dua orang Palestina tewas di Gaza, sementara ratusan lainnya terluka saat demonstrasi Day of Rage berlanjut di Tepi Barat (West Bank) yang diduduki Israel, di Yerusalem Timur dan Jalur Gaza, pada Jumat (8/12) menandai hari ketiga aksi demonstrasi “day of rage”.

Aksi ini terjadi setelah adanya keputusan AS untuk mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.

Kantor berita Palestina WAFA mengutip kementerian kesehatan Palestina, melaporkan seorang pria Palestina berusia 30 dan seorang pria berusia 54 tahun tewas akibat tembakan peluru Israel saat melakukan demonstrasi di Gaza pada hari Jumat, (8/12).

Bulan Sabit Merah (The Red Crescent) juga mengatakan pada hari Jumat (8/12) bahwa sejauh ini, setidaknya 767 orang korban luka di Tepi Barat yang diduduki, Yerusalem Timur dan Jalur Gaza.

Baca Juga  Hamas: Keputusan AS tentang Yerusalem adalah Sebuah Deklarasi Perang

Di dalam dan di sekitar Kota Tua Yerusalem, demonstrasi dimulai setelah Sholat Jumat (8/12).

Kantor berita Al Jazeera yang melaporkan dari depan Gerbang Damaskus di Yerusalem Timur yang diduduki Israel, bahwa saat berlangsungnya demonstrasi pasukan keamanan Israel bergerak menuju ke massa demonstran.

Pasukan Israel kemudian menembakkan gas air mata dan peluru karet pada demonstran di kota-kota Hebron dan Bethlehem yang diduduki Tepi Barat, dengan setidaknya satu kasus amunisi tajam dilaporkan, kata layanan medis Palestina.

Universitas, sekolah, dan institusi pendidikan Palestina juga telah mengumumkan pemogokan setelah sebuah instruksi dari Kementerian Pendidikan Palestina.

Aksi demo ini terjadi setelah pada hari Rabu, Presiden Donald Trump mengumumkan bahwa AS secara resmi mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel dan akan memulai proses perpindahan kedutaan besar AS ke kota Yerusalem. (*)

Komentar

Berita Terbaru