oleh

Duta Besar Amerika, terkesan dengan Aceh

PENANEGERI, Banda Aceh –  Saat mengunjungi Aceh, Duta Besar Amerika serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan.   “Tarian dan musiknya luar biasa,” kata Joseph  R Donovan mengomentari tari Ranub Lampuan yang menyambut dirinya dan  rombongan  di Dayah Terpadu Inshafuddin Lambaro Skep, Banda Aceh.

Ia dan istrinya, kata Joseph, baru pertama kali datang ke  Aceh. Mereka begitu terkesan dengan keramah-tamahan warga
Aceh dan indahnya alam Aceh. “Ini merupakan pengalaman  yang luar biasa bagi kami.”

Menurutnya, hubungan antara Amerika Serikat dengan  Indonesia sudah terjalin dengan sangat baik. Beberapa
waktu yang lalu, Wapres AS Mike Pence berkunjung ke  Jakarta dan melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi dan
Wapres Jusuf Kalla.

“Selama di Jakarta, Wapres kami juga  menyempatkan diri ke Masjid Istiqal dan bertemu juga  dengan para tokoh agama yang ada di Indonesia,” jelasnya.

“Indonesia merupakan negara besar dan penuh keberagaman  serta dikenal sebagai negara yang menjunjung tinggi
tradisi/nilai luhur -toleransi antar umat beragama. Kadang  kala, ada bagian dari masyarakat dari kedua negara kita
yang hendak menantang nilai luhur ini, tapi yakinlah pada  akhirnya nilai luhur yang kita yakini ini yang akan
menang,” tuturnya

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R Donovan bertekad memperbanyak murid atau generasi muda di Indonesia, khususnya dari Aceh untuk melanjutkan studi ke negara tersebut.

“Salah satu prioritas utama saya adalah mempromosikan pertukaran pelajar antara Indonesia dan Amerika Serikat. Saya ingin meningkatkan jumlah murid Indonesia yang pergi ke AS untuk belajar,” katanya di UIN Ar-Raniry, Darussalam, Banda Aceh, Rabu (26/4).

Pernyataan itu disampaikannya di sela-sela mengunjungi pusat konsultasi Education USA di Aceh yang berada di UIN Ar-Raniry, Darussalam Banda Aceh. Pusat konsultasi pendidikan tersebut merupakan salah satu dari dua pusat yang ada di pulau Sumatera.

Ia menjelaskan Education USA mempromosikan kemitraan yang strategis antara AS dan Indonesia melalui pendidikan dan tidak ada cara yang lebih baik untuk saling memahami satu sama lain dengan saling berbagi pengalaman belajar di kelas.

“Misalkan anda sudah siap, silahkan kunjungi USA Education  Aceh Center yang kantornya berada di kampus UIN Ar-Raniry.  Pusat informasi ini terbuka untuk umum, dan segala  informasi terkait proses pelamaran untuk melanjutkan studi
ke USA diberikan secara gratis. Atau kunjungi dulu  websitenya di alamat http://www.educationusa.state.gov,”
katanya.

Ia menyebutkan, ada pula program Youth Exchange and Study  (YES) dan Youth Southeast Asian Leaders Initiative
(YSEALI) yang diminati banyak pemuda dari Indonesia.

“Pada  program YES, pelajar tingkat SMA akan tinggal selama satu  tahun ajaran di Amerika. Mereka bersekolah dan tinggal  bersama keluarga Amerika untuk belajar kultur di sana.  Saat ini ada sekitar 85 pelajar Indonesia yang sedang  mengikuti program ini. Sementara dengan YSEALI, anda akan  bergabung dengan jaringan 18 ribu pemuda Indonesia  lainnya.” pungkas Dubes AS. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru