oleh

Empat Narasumber Nasional Isi Seminar Khasanah Budaya Bireuen

PENANEGERI, Bireuen – Empat narasumber nasional mengisi agenda seminar khasanah seni budaya, ajang festival parade seni budaya, di Aula Lama Setdakab Bireuen, Senin (5/11).

Agenda yang digelar Dewan Kesenian Aceh (DKA) Bireuen tersebut dibuka oleh Wakil Bupati Bireuen, Dr Muzakkar A Gani SH M.Si dan diikuti kepala sekolah, guru dan siswa di Bireuen.

Ke empat nasasumber yang ikut memberikan materi acara tersebut diantaranya, Suburhan SH (Kabid Bahasa dan Seni) Disbudpar Aceh, seniman nasional, Fikar W Eda dan Muhammad Yusuf alias Apa Kaoy (seniman tradisi Aceh).

Ketua DKA Bireuen, H Mukhlis A.Md pada acara tersebut mengatakan, seminar khasanah seni budaya Bireuen ini digelar guna membangkitkan, menggali kembali kekayaan khasanah seni dan budaya Aceh khususnya di Bireuen.

“Tujuan utama seminar ini agar dapat membangkitkan kembali kesenian lokal dengan mengadopsi pengalaman narasumber yang selama ini telah banyak berkiprah  di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.

Dengan kegiatan ini, tambah Mukhlis, menjadikan sebuah sarana untuk memupuk kembali budaya dan kesenian daerah di kecematan yang masih belum sempurna tergali, digelakkan kembali melalui kegiatan ini.

Baca Juga  Ketua DKA Bireuen : Budaya Daerah Mulai Memudar

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bireuen, Drs Muhammad Nasir, M.Pd dalam arahannya mengatakan, seminar khasanah seni dan budaya Aceh merupakan bagian dari  paket kegiatan Festival Parade Budaya yang digelar DKA Bireuen.

Dalam laporannya, selama festival parade seni dan budaya ini diikuti oleh sanggar seni dari 17 kecamatan, dan peserta  seminar 150 orang, dan peserta mandiri dan 100 orang yang dikelola DKA Bireuen.

“Seminar ini sebuah mementum baru, untuk menggalak kembali budaya daerah, dan sertra dapat dikembangkan di sekolah-sekolah,” terangnya.

Komentar

Berita Terbaru