oleh

Evander Holyfield Beberkan Lawan Terberatnya

PENANEGERI, Tinju – Juara tinju kelas dunia empat kali, Evander Holyfield, ditetapkan dan mendapatkan penghargaan petinju internasional, Minggu (11/6).

Anak bungsu dari sembilan bersaudara tersebut menghabiskan hampir seluruh kata sambutan untuk memuji ibu dan saudara-saudaranya atas keberhasilannya.

“Hall of Fame ini adalah semua tentang bantuan yang saya dapat dari orang lain,” uangka Holyfield dikutip dari ESPN, Minggu (11/6), sembari menambahkan Ibu saya tidak mengizinkan saya untuk berhenti.

Pertarungan mengesankan Holyfield membentang lebih dari tiga dekade, dengan catatan 160 menang sebagai amatir, lebih dari 44 kali menjadi petinju kelas berat yang tidak terbantahkan, dan dua pertarungan mengesankan melawan Mike Tyson dan tiga lainnya melawan Riddick Bowe.

Selain Bowe dan Tyson, Holyfield bertarung dengan banyak petinju kelas berat termasuk Lennox Lewis (dua kali), Buster Douglas, George Foreman, Larry Holmes, Michael Moorer (dua kali), Ray Mercer, Michael Dokes, Chris Byrd, James Toney, John Ruiz (tiga kali) dan Hasim Rahman.

Menurut Holyfield, pertarungan pertama dengan Dwight Muhammad Qawi, lebih dari lima belas ronde pada bulan Juli 1986, merupakan pertarungan terberat dalam karir profesionalnya.

“Qawi adalah pertarungan terberat sejauh ini, tidak ada petinju yang pernah mendorong saya hingga batas maksimal. Ini adalah pertarungan yang sangat sulit, dan benar-benar mengesankan untuk berada di atas ring,” ungkapnya.

Ia menambahkan, Tiga pertandingan dengan Bowe, merupakan pertandingan yang membuat dieinya merasa lebih rendah, ia merasa bisa mengalahkan seseorang dengan dua tangan, tapi Bowe membuktikan jika anda tidak memiliki strategi unik, maka anda bisa memenangkan pertarungan.

“Saya mengalahkan dia di pertarungan kedua, tapi saya benar-benar percaya di pertarungan pertama, meski saya kalah, memberi saya rasa hormat. Banyak orang yang tahu bahwa saya benar-benar bisa bertarung setelah itu,” tandasnya.

Sebelumnya, selalin Holyfield, juga ditetapkan sejumlah orang lainnya yakni, juara tiga divisi Marco Antonio Barrera dari Meksiko, Juara kelas terbang super Johnny Tapia, Pelatih asal Australia Johnny Lewis, Wasit Jerry Roth, Jurnalis Steve Farhood, Penyiar Barry Tompkins, serta Eddie Booker dan penyiar Jimmy Lennon Sr.

Komentar

Berita Terbaru