oleh

Fahri Hamzah Kritik ‘Keistimewaan’ Ahok di Rutan

PENANEGERI, Jakarta – Dalam akun twitternya, Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menyoroti  soal perayaan ulang tahun Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di rumah tahanan (Rutan) Mako Brimob.

Pernyataan itu disampaikan Fahri lewat cuitan di Twitter (@Fahrihamzah). Dia menanggapi postingan sebuah foto kado serta kue ulang tahun untuk Ahok yang ada di rutan dari seorang netizen.

“Kalau aku Kasian Ahok ya… Tujuan pemasyarakatan tak tercapai….tambah hancur dia…” tanggap Fahri.

Setelah menanggapi postingan tersebut, Fahri kemudian menanggapi  soal rutan yang ditempati Ahok saat ini. Menurutnya, rutan Mako Brimob belum cukup untuk membuat Ahok dapat bermasyarakat.

“Maka, setiap orang yang divonis bersalah oleh pengadilan, lalu dinyatakan incrach maka ia memulai tahapan “pemasyarakatan” melalui LP. Rezim penanganan-nya beri Dah dari judikatif ke eksekutif. Negara memiki sistem khusus untuk ini.

Ijinkan saya menutup perdebatan pribadi Ahok dengan menjelaskan konsep pemasyarakatan menurut UU. Sebab pemasyarakatan itu bukan penjara juga bukan Tahanan. Pemasyarakatan menurut UU itu lebih luas. Ia dimaksudkan untuk “mengembalikan ke masyarakat”,” tulis Fahri.

Fahri mengatakan, di dalam LP banyak kegiatan yang dapat membuat Ahok kembali ke masyarakat dengan baik. Kegiatan itu seperti olahraga, beribadah hingga berinteraksi dengan tahanan lainnya.

“Itulah yang saya khawatir tidak dialami oleh Ahok. Sehingga niat negara untuk membuatnya “bermasyarakat”. Malah ada kesan menolak “hukum penistaan” dan menganggap swmua yang terjadi padanya adalah kesalahan. Akibatnya? Dia diistimewakan. Jadilah Ahok seperti sebuah penyesalan. Dia dihukum secara tanggung, dan dimasyarakatkan secara tanggung. Hasilnya lihat aja nanti. Semuanya akan tanggung. Dia akan keluar dengan mentalitas yang lebih ekstrem. Inilah yang saya khawatirkan,” twit Fahri.

Maka, jika kita tidak mau salah. Maka kirim lah Ahok sekarang ke LP. Biarkan ia mengalami masa2 penting untuk kembali menjadi manusia merdeka dan bermasyarakat. Itu saja,” twitnya. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru