oleh

Fenomena Supermoon Biru dan Gerhana Bulan di Langit Aceh, Catat Tanggalnya

PENANEGERI, Aceh – Awal tahun 2018 ini, Provinsi Serambi Mekah Aceh dikejutkan dengan kabar mengenai fenomena langka yang muncul. Supermoon dan gerhana bulan yang akan terjadi secara bersamaan.

Kejadian alam ini disebut langka dan diperkirakan akan menghiasi langit Aceh di tanggal 31 Januari 2018 selama kurang lebih tiga jam 23 menit pada pukul 18.48 hingga 21.11 WIB.

Sekretaris Jurusan Astronomi Islam Fakultas Syariah IAIN mengatakan bahwa gerhana bulan ini dapat dilihat di seluruh kawasan Asia, Australia, dan sebagian Amerika.

Asal mula terjadinya gerhana bulan adalah ketika posisi bumi berada di tengah matahari dan bulan sehingga cahaya matahari ke bulan tertutup oleh bumi. Gerhana bulan secara total terjadi dimana posisi bulan sangat dekat dengan bumi.

Diperkirakan pada tanggal 30 Januari 2018 pukul 16.54 WIB bulan menempati posisi terdekat dengan Bumi dengan jarak 358.996 KM. Sementara purnamanya terjadi pada tanggal 31 Januari 2018 pukul 20.27 WIB. Fenomena supermoon ini, bulan diprediksi tampak 14 persen lebih besar dan lebih terang 30 persen.

Supermoon, Kejadian Langka yang Layak Dinikmati

Fenomena Alam

Fenomena ini tentu menjadi tontonan menarik seluruh penduduk. Fenomena ini merupakan kejadian astronomi yang alami. Tidak perlu alat khusus untuk melihat fenomena ini namun untuk mendapatkan penampakan permukaan bulan yang lebih baik, bisa menggunakan lensa tele, teleskop, atau alat bantu teropong.

Sebelumnya supermoon pernah terjadi di awal tahun 2018 yaitu tanggal 2 Januari 2018 pukul 04.48 WIB Jarak bulan dan bumi mencapai 356.573 sehingga piringan bulan 25 persen lebih besar dari biasanya.

Lalu, tanggal 31 Januari 2018 nanti, akan muncul lagi supermoon yang lebih unik. Dalam satu bulan, purnama muncul dua kali. Supermoon ini bertepatan dengan bluemoon atau purnama kedua dan gerhana bulan total.

Hal itu merupakan kejadian yang istimewa, tiga fenomena langka bulan terjadi sekaligus. Penampakan tersebut merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi dalam 150 tahun.

Blue moon atau purnama kedua sendiri merupakan fenomena yang terjadi selama 2,5 tahun sekali. Meski namanya blue moon, bukan berarti bulan di akhir bulan Januari nanti berwarna biru.

Dua Kali Supermoon Dalam Satu Bulan

Januari tahun 2018 ini tampaknya menjadi bulan yang istimewa dalam sejarah. Biasanya fenomena supermoon terjadi sekali dalam satu bulan namun tidak untuk Januari dan Maret. Keduanya mengalami fenomena blue moon.

Sejatinya, kalender bulan dan kalender matahari tidak sepenuhnya sama. Alasannya adalah karena ada 235 purnama selama 228 bulan kalender. Oleh karenanya ada selisih 7 bulan dalam waktu sekitar 19 tahun kalender dimana dua kali supermoon dalam satu bulan.

Menanggapi fenomena langka ini, Kementrian Agama telah mengirimkan surat edaran untuk Provinsi Aceh tentang adanya gerhana bulan total. Selanjutnya dalam surat tersebut, Kemenag juga mengimbau supaya umat Islam di Aceh melaksanakan shalat gerhana atau shalat khusuf. Salat gerhana itu bisa dilaksanakan setelah salat Isya di masjid atau musala.

Masyarakat dapat menyaksikan fenomena ini dengan mata telanjang jika cuaca saat terjadinya gerhana bulan total cerah. Rupa fenomena langka ini, bulan akan tampak sedikit gelap dan kemerahan, berbeda dengan rupa bulan purnama biasanya. Hal ini terjadi karena cahaya bulan yang tersaring oleh atmosfer dan ada cahaya merah yang tercermin di bulan.

Fenomena astronomi yang langka ini tentu saja dinanti-nanti. Apalagi pemandangan ini akan terlihat jelas di Indonesia. Jadi, jangan lupa untuk catat tanggalnya.

Komentar

Berita Terbaru