oleh

Force India Takkan Ubah Nama di Musim 2018

PENANEGERI, Formula 1 – Force India akan menggunakan nama saat ini untuk menjalani musim Formula 1 tahun 2018, meskipun masih bisa mempertimbangkan menghilangkan ‘India’ di masa depan.

Dr Vijay Mallya yang merupakan pemilik tim, telah mempertimbangkan untuk menghilangkan kata ‘India’ dari nama timnya agar bisa mendapatkan lebih banyak sponsor, dan bulan lalu tim mengakui bahwa perubahan dapat dilakukan sebelum GP Australia.

Namun ketika perlombaan pertama semakin dekat dan waktu semakin sempit untuk dievaluasi FIA dan organisasi F1, maka bisa dipastikan perencanaan tersebut harus ditunda 2018 ini.

“Ini adalah keputusan pemegang saham, dan mereka harus meluangkan waktu untuk memperbaikinya. Mereka harus memutuskan ke mana mereka ingin melangkah dan bagaimana mereka ingin memposisikannya. Itu bukan sesuatu yang harus Anda putuskan dalam waktu lima menit,” ujar Bob Fernley selaku wakil kepala tim Force India dilansir laman Motorsport, Jum’at (23/3).

“Force India memiliki tujuan merek yang sangat jelas ketika diluncurkan, dan hari ini merek ini dikenal di F1. Jadi, apa pun yang Anda lakukan untuk masa depan harus benar-benar diukur dan dipikirkan secara matang,” tambahnya.

Baca Juga  Yamaha Uji Dua Frame Baru M1

“Harus ada alasan kuat untuk mau melakukannya, dan itu harus datang dari pemegang saham. Itu bukan keputusan tim di penghujung hari dan harus diambil dengan sangat hati-hati, dan ketika mereka mendapat kesempatan yang tepat untuk benar-benar melihatnya, maka mereka dapat membuat keputusan. Itu bisa terjadi dalam waktu lima tahun, itu juga bisa terjadi dalam waktu sepuluh tahun. Saya tidak berpikir pergantian nama adalah elemen penting,” terang Bob Fernley.

Sementara itu, Fernley yang sempat menepis kabar tentang perusahaan minuman energi asal Inggris, Rich Energy, akan mengambil alih tim berbasis Silverstone, mengakui bahwa percapakan memang terjadi.

“Ini adalah salah satu hal di mana jika saya melihat file saya tentang orang-orang yang telah bertanya tentang Force India, itu terlalu banyak. Jika saya melihat orang-orang yang telah melampaui itu, maka tidak ada. Saya pikir yang lebih penting adalah kepentingan tim secara konteks,” tuturnya.

“Sudahkah (Rich Energy) mereka membuat pendekatan kepada kami? Ya saya akui itu, tetapi bukan hanya mereka,” tandas Fernley.;

Komentar

Berita Terbaru