oleh

FPRM Desak Pemerintah Berikan Perlindungan Hukum kepada 16 Nelayan Aceh Timur

-Aceh-14 views

PENANEGERI, Langsa – Forum Peduli Rakyat Miskin (FPRM) mendesak Pemerintah Aceh dan Pemerintah Pusat untuk segera memberi perlindungan hukum kepada 16 orang nelayan asal Aceh Timur, yang di tangkap oleh pihak Otoritas Laut Myanmar tepatnya di Kawthaung, Provinsi Tanintharyi, Myanmar.

Informasi yang diterima pihaknya, nelayan tersebut berangkat melaut dengan menggunakan Kapal Motor (KM) Bintang Jasa dari Kuala Idi Aceh Timur, pada Rabu (31/10).

“Ke 16 nelayan tersebut yakni Jamaluddin, Nurdin, Samidan, Efendi, Rahmat, Saifuddin, Nazaruddin, Syukuri, Darmawan, Safrizal, Umar, M Aris, Jamaludin, Sulaiman, M.Akbar dan Paturahman,” sebut Ketua FPRM, Nasrudin kepada Penanegeri.com, Sabtu (10/11).

Nelayan asal Aceh Timur ini ditangkap, Selasa (6/11) sekira pukul 08.00 waktu setempat. Hingga saat ini, mereka belum bisa berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Oleh karena itu, FPRM meminta kepada kedutaan Myanmar di Jakarta agar dapat membantu proses pemulangan nelayan tersebut. Mengingat mereka memasuki Laut Negara Myanmar bukan karena sengaja menyalahi ke imigrasian.

“Selain itu kami sangat mengapresiasi kepada Panglima Laot dan KBRI di Myanmar yang begitu cepat merespon dan menindak lanjuti informasi yang berkordinasi dengan berbagai pihak untuk memberikan advokasi kepada nelayan yang telah di tahan di Myanmar,” tutupnya.

Komentar

Berita Terbaru