oleh

Gadjah Puteh Desak Pemda Aceh Tamiang Lakukan Pencegahan Prostitusi Anak

PENANEGERI, Aceh Tamiang – Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang diminta oleh salah satu Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk lebih peka dan tidak menutup mata terkait kasus prostitusi anak yang berhasil diungkap Polres Aceh Tamiang beberapa waktu lalu.

“Eksekutif dan legislatif Aceh Tamiang jangan hanya diam dan menutup mata menyikapi persoalan prostitusi anak yang telah merambah Bumi Muda Sedia ini. Harus ada langkah-langkah kongkrit yang dilakukan pemerintah Aceh Tamiang agar wabah prostitusi anak ini bisa dihilangkan,” demikian ungkap Direktur Ekseutif Gadjah Puteh Sayed Zahirsyah kepada Penanegeri.com, Sabtu (22/4) di Karang Baru.

Dikatakan Sayed, kasus prostitusi anak yang melanda Aceh Tamiang merupakan bukti lemahnya kepedulian pemerintah daerah dan DPRK Aceh Tamiang dalam melihat fenomena kehidupan sosial masyarakat daerah setempat.

“Seharusnya dinas terkait bersama salah satu Komisi DPRK Aceh Tamiang yang mengawasi permasalahan perempuan dan anak dapat melakukan berbagai upaya pencegahan, sehingga kasus prostitusi anak tidak terjadi di Aceh Tamiang,” harapnya.

Sayed menambahkan, terjadinya kasus tersebut mutlak akibat kurang pekanya Pemerintah dan DPRK Aceh Tamiang dalam melihat kondisi sosial masyarakat. Harusnya para pemimpin daerah mendeteksi sejak dini kasus prostitusi anak agar tidak terjadi.

Baca Juga  Warga Aceh Tamiang Korban Tenggelam KM Sinar Bangun Terima Santunan Rp 50 Juta

“Kami mendesak agar secepatnya dinas terkait dan DPRK Aceh Tamiang membentuk pansus untuk mengetahui latar belakang terjadinya kasus ini, sehingga hal ini tidak terulang kembali” tambahnya.

“ini tamparan keras bagi pemerintah daerah, apalagi terjadi di negeri yang menerapkan Syariat Islam,” tutupnya dengan nada kesal.

Komentar

Berita Terbaru