oleh

Gelar Aksi Hari Tani Nasional, Mahasiswa Tolak Impor Beras

PENANEGERI, Lhokseumawe – Ratusan Mahasiswa dari berbagai Universitas di Lhokseumawe menggelar aksi damai dalam rangka memperingati Hari Tani Nasional ke 58

Pantauan Penanegeri.com, aksi dimulai dari depan Tugu Rencong Kota Lhokseumawe, longmarch hingga ke halaman gedung DPRK Aceh Utara, Senin (24/9).

Penanggung jawab aksi, Musliadi Salidan dalam orasinya menyebutkan, dengan tegas menolak kegiatan impor beras yang dilakukan pemerintah.

“Kondisi pertanian di Aceh saat ini sedang panen raya. Jadi, sangat disayangkan jika pemerintah dan Bulog melakukan impor beras,” ungkapnya.

Musliadi menjelaskan dalam petisinya diharapkan Bulog mampu menampung hasil gabah petani sehingga dapat meningkatkan daya beli gabah.

“Dengan meningkatkan daya beli maka akan terwujud kesejahteraan  masyarakat, khususnya petani. Karenanya, seperti yang kita ketahui rata-rata petani di Aceh hidup dalam di bawah garis kemiskinan,” tuturnya.

Selain mengecam kegiatan impor beras, para mahasiswa juga menolak pertemuan IMF-WB di Indonesia. Membahas evaluasi, distribusi pupuk bersubsidi supaya tepat sasaran. Juga menuntut evaluasi AMDAL galian C yang tidak sesuai SOP.

Komentar

Berita Terbaru