oleh

Gelombang Tsunami Sempat Terdeteksi di Kaledonia Baru

PENANEGERI, Desk Internasional – Gelombang tsunami sempat diamati setelah gempa berkekuatan 7,0 skala richter di dekat Kaledonia Baru, Prancis (France’s New Caledonia), Senin (20/11).

Gempa berkekuatan 7,0 skala richter ini melanda di Laut Pasifik dekat wilayah Kaledonia Baru, Prancis, menurut laporan Survei Geologi AS (US Geological Survey USGS) seperti dikutip Kantor Berita RT, Senin (20/11).

Gelombang tsunami telah diamati setelah gempa tersebut, laporan Pacific tsunami Warning Center (PTWC).

Gempa tersebut berpusat 82 km timur laut timur laut Tadine, di Pulau Mare, yang berpenduduk lebih dari 5.600 orang.

Pusat gempa berada sejauh 10 km (6 mil). Angka tersebut telah direvisi oleh USGS dari laporan sebelumnya, yang menempatkan pusat gempa 68 km dari Tadine dan kedalaman 25 km, dan melaporkan besarnya 7,3.

PTWC telah memperingatkan “gelombang tsunami yang berbahaya” yang mungkin terjadi di pantai dalam jarak 300 km dari pusat gempa, yang menempatkan kepulauan Kepulauan Loyalty, dengan populasi lebih dari 17.000, berada dalam jangkauan. Ini kemudian mengeluarkan pesan yang mengatakan bahwa gelombang tsunami telah diamati.

Gelombang hingga 1 meter lebih tinggi dari tanda pasang tinggi diperkirakan mencapai New Caledonia, dengan ketinggian sebenarnya bervariasi tergantung pada garis pantai. PTWC telah memperingatkan bahwa gelombang tambahan mungkin bergulir pada interval lima menit sampai satu jam, dan mungkin lebih tinggi dari yang awalnya.

Gempa berkekuatan 7,0 skala ricther merupakan salah satu yang terkuat dalam serangkaian getaran baru-baru ini di daerah seismik yang aktif, dengan USGS melaporkan lebih dari 120 gempa dangkal dengan besaran yang bervariasi sejak akhir Oktober. Gelombang tsunami belum terdeteksi sebelumnya.

Evakuasi diperintahkan untuk wilayah pesisir di Kaledonia Baru, laporan NCI penyiar lokal, dan juga disarankan untuk provinsi selatan negara kepulauan Vanuatu, yang terletak di utara pusat gempa tersebut.

Namun PTWC kini telah mengeluarkan sebuah pengumuman terbaru yang mengatakan bahwa ancaman tsunami telah berlalu dan bahaya tsunami ini sebagian besar telah terlewatkan atau telah berlalu. (*)

Komentar

Berita Terbaru