oleh

Gempa Skala 7,3 di Perbatasan Iran-Irak Tewaskan sekitar 300 Orang

PENANEGERI, Desk Internasional – Sebuah gempa berskala 7,3 richter yang  melanda wilayah perbatasan antara Irak dan Iran pada hari Minggu (12/11), membuat korban jiwa terus bertambah, tercatat setidaknya 328 orang tewas, dan melukai sekitar 2.530 orang lainnya.

Saat gempa susulan berlanjut pada hari Senin (13/11) dan saat tim penyelamat mempercepat operasi mereka, kantor berita negara Iran, IRNA, mengkonfirmasi jumlah korban tewas, dengan mengatakan setidaknya 382 orang yang terluka tinggal di rumah sakit.

Survei Geologi AS (USGS) mengatakan gempa dahsyat pada hari Minggu melanda dekat Halabjah, tenggara Sulaymaniyah, sebuah kota di wilayah Kurdi semi-otonom di Irak utara.

Guncangan gempa juga dirasakan hingga ke negara Qatar, pada pukul 9:18 waktu setempat (18:18) GMT. Episenternya berada pada kedalaman 33,9 km.

Sebagian besar korban diyakini berada di kota Sarpol-e Zahab, Iran.

Media Iran mengatakan tim penyelamat ditempatkan di daerah tersebut di tengah kekhawatiran jumlah korban tewas akan meningkat.

Dilintasi oleh beberapa garis patahan utama, Iran adalah salah satu negara yang paling aktif secara seismik di dunia.

Baca Juga  Gempa Skala 7,3 Melanda Perbatasan Irak-Iran, Puluhan Korban Tewas

Di sisi lain perbatasan, pejabat Sulaymaniyah mengumumkan keadaan darurat pada dini hari Senin untuk menilai akibat gempa tersebut, menurut media Kurdi setempat.

Sedikitnya tujuh orang tewas di Irak, kata beberapa laporan, mengutip kementerian dalam negeri Irak.

Turki merupakan salah satu negara pertama yang merespons dengan bantuan kemanusiaan.

Otoritas Manajemen Bencana dan Darurat Turki (The Turkish Disaster and Emergency Management Authority/AFAD) mengatakan di Twitter bahwa mereka mengirim 20 petugas pencari dan penyelamatan ke Irak, serta bantuan kemanusiaan.

Kantor Berita Al Jazeera, yang melaporkan dari ibukota Irak, Baghdad, mengatakan bahwa mobil-mobil terhenti dan jalanan macet di kota saat bangunan mulai bergoyang akibat gempa yang kuat tersebut.

Sejumlah Gambar dan cuplikan yang dipublikasikan di media sosial menunjukkan suasana gempa di jalanan Sulaymaniyah sementara interior bangunan bergetar. (*)

 

Komentar

Berita Terbaru